Pertama Kali, Obama Kampanye Bareng Hillary Clinton  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Barack Obama (kiri) dan Hillary Clinton. AFP/Mandel NGAN

    Barack Obama (kiri) dan Hillary Clinton. AFP/Mandel NGAN

    TEMPO.CO, Charlotte - Presiden Amerika Serikat Barack Obama menyatakan siap menyerahkan tongkat estafet kepada calon presiden unggulan asal Partai Demokrat, Hillary Clinton. Ungkapan dukungan itu disampaikan Obama saat berkampanye bersama dengan Clinton untuk pertama kalinya di Charlotte, North Carolina, Selasa, 5 Juli 2016, waktu setempat.

    "Saya berada di sini hari ini karena saya percaya pada Hillary Clinton, Hillary! Hillary!" teriak Obama saat meraih mikrofon sambil mengepalkan tangan dan mengacungkan lengannya ke udara.

    Kepada ribuan orang pendukungnya, Obama menyatakan tidak ada kandidat yang paling siap menjadi presiden selain Clinton, pesaingnya dalam pemilihan calon presiden asal Partai Demokrat pada 2008.

    Clinton dan Obama terbang bersama ke North California dengan pesawat kepresidenan Amerika Serikat, Air Force One. Harapannya untuk mendongkrak dukungan terhadap Clinton yang dibayang-bayangi penilaian FBI soal sejumlah e-mail-nya. Badan intelijen federal pada hari yang sama menyebut Clinton ceroboh mengirimkan informasi rahasia lewat akun pribadi. Namun tidak mengajukan tuntutan pidana.

    Direktur FBI James Comey menyatakan setelah penyelidikan lengkap yang dilakukan tanpa agenda politik, tim investigasi tidak menemukan bukti "kesengajaan" yang dilakukan Clinton maupun orang-orang dekatnya.

    Keputusan FBI itu langsung ditanggapi sinis oleh Donald Trump, kandidat unggulan presiden asal Partai Republik. "Direktur FBI mengatakan Crooked Hillary mengganggu keamanan nasional kita. Tidak ada tuduhan. Wow! Sistem ini dicurangi" cuit Trump yang selalu mengolok Hillary sebagai crooked alias tonggos.

    Namun Obama dalam kampanye bersama perdananya dengan Clinton membuktikan kemampuannya untuk mematahkan serangan. "Semua orang bisa mencuit, tapi tidak seorang pun yang benar-benar tahu apa yang harus dilakukan sampai benar-benar duduk di belakang meja," kata Obama.

    Dia memperingatkan pada para warga pekerja Amerika Serikat bahwa, "Pihak lain tidak bisa menawarkan apa-apa. Intinya, saya tahu Hillary bisa melakukannya. Dia adalah dan akan menjadi negarawan yang membuat kita bangga di seluruh dunia," pungkas Obama.

    REUTERS | CHANNEL NEWS ASIA | NATALIA SANTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.