Pelaku Bom Bunuh Diri di Jeddah Warga Pakistan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Abdullah Qalzar Khan. Foto: Saudi Gazette

    Abdullah Qalzar Khan. Foto: Saudi Gazette

    TEMPO.CO, Riyadh - Pihak berwenang Arab Saudi mengumumkan bahwa pelaku bom bunuh diri di dekat gedung Konsulat Amerika Serikat di Jeddah kemarin, 4 Juli 2016, merupakan pria berkewarganegaraan Pakistan.

    Tersangka kemudian diidentifikasi oleh Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi sebagai Abdullah Qalzar Khan, bekerja sebagai sopir pribadi. Qalzar Khan berusia 35-tahun bersama istri dan orang tuanya tinggal di Jeddah selama 12 tahun.

    Juru bicara Kementerian Dalam Negeri, Jenderal Mansour al-Turki, mengatakan pemboman lebih dekat ke masjid daripada ke Konsulat AS.

    Dalam peristiwa tersebut, pelaku bom bunuh diri tewas dan dua petugas di dekat tempat parkir terluka. Menurut juru bicara petugas keamanan, pelaku memarkirkan mobilnya di luar rumah sakit di dekat Kedutaan Amerika pukul 02.15 pagi. Beberapa saat kemudian, ledakan pun terjadi.

    Saat kejadian, penjaga keamanan sudah curiga terhadap seorang pria yang ada di tempat parkir di rumah sakit Dr Suleiman Faqeeh. Penjaga tersebut lalu mendekati orang itu, tapi tiba-tiba ia meledakkan diri dengan sabuk bunuh diri di dalam parkir di rumah sakit tersebut.

    Peristiwa serupa pernah terjadi pada 2004. Saat itu, konsulat Amerika Serikat di Jeddah menjadi target serangan kelompok militan. Dalam kejadian itu, sembilan orang tewas. Walhasil, setelah serangan itu, Kedutaan Besar Amerika Serikat di Arab Saudi mengeluarkan peringatan agar tetap waspada akan kejadian di lingkungan mereka. Kedutaan juga meminta pemerintah Amerika segera mengambil tindakan pencegahan ekstra bagi warganya yang hendak bepergian.

    Beberapa jam setelah serangan di konsulat AS di Jeddah, bom kembali meledak di Madinah dan Qatif.

    Belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab terkait dengan serangan di tiga kota tersebut yang hampir semuanya diduga menyasar masjid. Korban jiwa dilaporkan sebanyak enam orang, termasuk pihak keamanan dan pelaku bom bunuh diri selain beberapa lainnya yang menderita luka-luka.

    AL ARABIYAH | PAKISTAN TODAY | YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.