4 Hari Duterte Dilantik, 45 Pelaku Kriminal Terbunuh

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden terpilih Filipina Rodrigo Duterte (kedua kanan), mengucapkan sumpah jabatan di depan Mahkamah Agung Bienvenido Reyes dalam upacara pelantikan di istana Malacanang, Manila, 30 Juni 2016. Rodrigo Duterte akhirnya resmi menjadi Presiden Filipina untuk enam tahun ke depan. (The News and Information Bureau, Malacanang Palace via AP)

    Presiden terpilih Filipina Rodrigo Duterte (kedua kanan), mengucapkan sumpah jabatan di depan Mahkamah Agung Bienvenido Reyes dalam upacara pelantikan di istana Malacanang, Manila, 30 Juni 2016. Rodrigo Duterte akhirnya resmi menjadi Presiden Filipina untuk enam tahun ke depan. (The News and Information Bureau, Malacanang Palace via AP)

    TEMPO.CO, Manila - Sedikitnya 45 orang, sebagian di antaranya diduga terlibat dalam perdagangan narkoba, tewas sejak Rodrigo Duterte dilantik menjadi Presiden Filipna empat hari lalu. Saluran televisi Filipina, ABS-CBN, dalam siarannya pada Senin, 4 Juli 2016, melaporkan setidaknya 29 orang yang diduga pedagang narkoba dan perampok tewas di Provinsi Bulacan dekat Ibu Kota Manila.

    Otoritas Filipina sebagaimana dilaporkan Al Jazeera mengatakan, petugas keamanan terpaksa menembak para tersangka karena mereka menolak ditahan dan menembak polisi. "Sembilan orang lainnya tewas di Manila," tulis Al Jazeera, Selasa, 5 Juli 2016.

    Duterte yang memenangi pemilihan presiden pada Mei 2016, dalam kampanye mengumandangkan perang terhadap kejahatan di Filipina. Namun retorika Duterte menimbulkan kekhawatiran berlangsungnya otoritarianisme seperti maa lalu.

    Usai diambil sumpahnya pada Kamis, 30 Juni 2016, Duterte mengatakan kepada para pendukungnya bahwa dia akan maju ke garis depan guna menyingkirkan para pengedar naroba.

    Di Manila, Oscar Albayalde, Kepala Kepolisian Regional, mengatakan, lima pengedar narkoba tewas pada Ahad, 3 Juli 2016, dalam sebuah tembak menembak dengan polisi di kawasan kumuh dekat kediaman kepresidenan dekat Istana Malacanang.

    AL JAZEERA | CHOIRUL AMINUDDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?