Insiden Penusukan, Israel Kepung Desa Palestina

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga menunggu petugas yang sedang menyiapkan makanan gratis untuk berbuka puasa di Hebron, tepi barat Palestina, 13 Juni 2016. REUTERS/Mussa Qawasma

    Warga menunggu petugas yang sedang menyiapkan makanan gratis untuk berbuka puasa di Hebron, tepi barat Palestina, 13 Juni 2016. REUTERS/Mussa Qawasma

    TEMPO.CO, Hebron - Pasukan keamanan Israel mengepung sebuah desa Palestina di sebelah selatan Tepi Barat hanya beberapa jam setelah seorang remaja yang tinggal di daerah pendudukan tewas diduga ditusuk oleh seorang remaja Palestina.

    "Pasukan Israel mengepung sepenuhnya Desa Bani Naim," kata Issa Amro, aktivis hak asasi manusia dan pendiri Youth Against Settlements di Hebron, kepada Al Jazeera.

    Desa Bani Naim di sebelah timur Kota Bebron, Tepi Barat, adalah tempat tinggal tersangka pelaku penusukan Muhammad Nasser Tarayra, 17 tahun. Menurut juru bicara militer Israel, Tarayra menembak dan membunuh seorang gadis 13 tahun setelah dia menyusup kawasan dekat daerah pendudukan Kiryta Arba, Kamis, 30 Juni 2016.

    Juru bicara militer Israel menambahkan, korban pembunuhan itu bernama Hallel Yafa Ariel. Dia tewas di rumah sakit setelah sebelumya mengalami luka-luka.

    "Pihak berwenang Israel mengancam mencabut izin kerja keluarga Tarayra di Israel dan manahan ayahnya," kata Amro.

    Wartawan Al Jazeera, Imtiaz Tyab, yang melaporkan isinden tersebut dari Yerusalem, mengatakan, pemerintah Israel juga mulai membicarakan kemungkinan meratakan kediaman keluarga tersangka.

    AL JAZEERA | CHOIRUL AMINUDDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.