Fotonya Diedit di Facebook, Sarjana India Bunuh Diri  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Facebook. REUTERS/Robert Galbraith

    Facebook. REUTERS/Robert Galbraith

    TEMPO.CO, New Delhi - Seorang wanita India berusia 21 tahun dari negara bagian Tamil Nadu, nekat melakukan aksi bunuh diri setelah seseorang yang tidak dikenal memodifikasi gambarnya di situs sosial Facebook. Setelah disunting sedemikian rupa, foto dirinya jadi berpakaian tidak senonoh.

    Korban yang bernama A. Vinupriya ini tidak dapat menanggung malu akibat komentar di media sosial, sehingga memilih untuk menggantung diri.

    Menurut polisi setempat seperti yang dilansir Times of India pada 28 Juni 2016, catatan bunuh diri yang ditemukan di kamar korban menyatakan Vinupriya tidak dapat menangani situasi sulit ini. Terutama setelah orang tuanya menduga ia sendiri yang sengaja mengunggah gambar tak senonoh itu ke Facebook.

    "Catatan bunuh diri ditemukan di kamarnya, di mana dia menyatakan dia tidak kuat menghadapi situasi tersebut," kata pimpinan polisi, Sankari DSP Kandasamy.

    Sebelum anaknya bunuh diri, ayah Vinupriya, Annadurai, 50 tahun, sebenarnya sudah membuat pengaduan ke polisi dan meminta mereka mengambil tindakan terhadap sang individu yang memodifikasi gambar anaknya dan mengunggah foto itu ke laman media sosial terbesar di dunia itu.

    Namun, polisi lamban bertindak. Gambar Vinupriya yang dimodifikasi menjadi setengah telanjang dengan cepat tersebar luas di media sosial. Dia pun tidak kuat menanggung pelecehan mental dan stigma sosial sampai memutuskan bunuh diri.

    Keluarga Vinupriya masih menyalahkan polisi dan menolak untuk menerima jenazah Vinupriya dari rumah sakit setelah autopsi. Mereka menilai polisi bertanggung jawab atas kematian Vinupriya.

    INDIA TODAY | TIMES OF INDIA | YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.