Iran Akan Tolak Pemerintah Boneka Irak Made in Amerika

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Teheran:Pemerintah Iran memastikan akan menolak rezim boneka buatan Amerika Serikat jika pemerintah Irak kalah perang. Menurut Kamal Kharazi, menteri Luar Negeri Iran, mereka hanya menghormati pemerintahan yang dibangun oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan dipilih oleh rakyat Irak sendiri. Kharazi menyampaikan sikap Teheran itu dalam sebuah jumpa, Minggu (30/3). Hubungan antara Iran dan Irak, hingga kini masih dingin. Ini akibat perang selama delapan tahun pada era 1980, yang mengakibatkan satu juta korban jiwa. Namun negeri Ayatullah ini menunjukkan netralitas terhadap agresi militer AS dan sekutunya. Misalnya, Iran menurunkan nada reaksinya atas serangan tiga misil Amerika yang nyasar ke wilayah Iran. Akan tetapi para pejabat Iran mengkritik keras tindakan AS yang berusaha menjatuhkan Presiden Saddam Hussein. Mereka memandang, justru Amerika berperan besar bagi Irak dalam memperoleh senjata-senjata pemusnah massal yang dituduhkan selama ini. Sikap Teheran ini menimbulkan kritik dari AS. Jumat lalu, Donald Rumsfeldmenteri pertahanan ASmenuduh Teheran mengijinkan ratusan pejuang Irak dari kelopok Syiah untuk melawan invasi pasukan sekutu. Rumsfeld mengancam akan meminta pertanggung jawabab Iran soal ini. (Budi Riza - Tempo News Room)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.