Cuaca Buruk Warnai Referendum Uni Eropa di Inggris  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Banjir melanda di dekat tempat pemungutan suara referendum Inggris. Independent.co.uk

    Banjir melanda di dekat tempat pemungutan suara referendum Inggris. Independent.co.uk

    TEMPO.COLondon - Cuaca buruk diperkirakan akan mengurangi jumlah warga Inggris yang keluar menuju tempat pemungutan suara pada Kamis pagi, 23 Juni 2016. Hari ini, semua warga Inggris akan memberikan suaranya untuk memutuskan tetap bergabung dengan Uni Eropa atau keluar.

    Hasil jajak pendapat sementara mengindikasikan kemungkinan tipis untuk gerakan pendukung Vote Leave dan Remain. "Sepanjang hari akan ada kemungkinan turunnya curah hujan yang lebih deras di daerah pusat kota yang bisa menjadi masalah. Kami mungkin perlu mengeluarkan peringatan untuk ini,” ucap Alex Burkill, petugas Met Forecaster. 

    Burkill memperingatkan curah hujan seperti ini bisa mencapai tingkat yang sama seperti minggu lalu ketika beberapa kota di Inggris terendam banjir. Walaupun banyak ahli tidak melihat adanya korelasi antara cuaca dan hasil pemungutan, banyak jumlah pemilih menurun saat cuaca buruk. Hal ini bisa mempengaruhi orang untuk tidak menyuarakan pendapat bagi warga yang tinggal di wilayah terpencil. 

    Namun kantor Met Forecast memprediksi hujan deras tersebut akan berlalu pada akhir jam kerja yang berarti cuaca bakal mengering malam ini. Pemungutan suara akan tetap berjalan lancar dan dapat dilihat apakah cuaca buruk akan mempengaruhi jumlah pemilih hari ini.

    EXPRESS | INTERNASIONAL | ATIKA NUSYA PUTERI | MR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.