Referendum Hari Ini, PM Inggris Ajak Tolak ke Luar Uni Eropa

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pengunjuk rasa ditangkap polisi saat protes setelah pemerintah membuka Parlemen Negara di London, Inggris, 27 Mei 2015. Isu referendum Uni Eropa terkait keanggotaan Inggris di UE yang berakhir pada 2017 mendatang menjadi hal yang krusial. REUTERS/Peter Nicholls

    Seorang pengunjuk rasa ditangkap polisi saat protes setelah pemerintah membuka Parlemen Negara di London, Inggris, 27 Mei 2015. Isu referendum Uni Eropa terkait keanggotaan Inggris di UE yang berakhir pada 2017 mendatang menjadi hal yang krusial. REUTERS/Peter Nicholls

    TEMPO.COLondon - Menjelang referendum Brexit—diambil dari kata Britain-Exit, Perdana Menteri Inggris David Cameron, Rabu, 22 Juni 2016, berkeliling Inggris. Ia mengingatkan penduduknya agar menolak keluar dari Uni Eropa pada referendum bersejarah yang akan digelar hari ini, Kamis, 23 Juni 2016.

    Pada kampanye terakhir yang digelar Rabu malam, perdana menteri asal Partai Konservatif itu dengan berapi-api meminta masyarakat menolak “kebohongan” dari kampanye Brexit. Ia memohon kepada para pemilih untuk “menempatkan ekonomi menjadi yang utama”.

    Dalam kampanye yang diadakan di Birmingham tersebut, hadir pula dua mantan Perdana Menteri Inggris, Gordon Brown dan Sir John Major; pemimpin Partai Liberal Demokrat, Tim Farron; serta anggota parlemen dari Partai Hijau Inggris, Caroline Lucas. Mereka tergabung dalam koalisi antarpartai yang menolak Brexit.

    Di sisi lain, kemarin mantan Wali Kota London, Boris Johnson, berkeliling Inggris untuk mengkampanyekan Brexit. “Keputusan penting di negeri ini dibuat oleh pejabat yang tidak diketahui oleh orang,” ujar Johnson dalam kampanyenya di Ashby.

    Politisi Konservatif menambahkan, “Jika kita memilih untuk pergi, kita dapat mengontrol kembali demokrasi dan kebijakan imigrasi kita.”

    Mengutip dari situs media besar asal Inggris, The Guardian, jajak pendapat terakhir yang dilakukan konsultan riset asal London, Comres, menunjukkan 48 persen warga memilih tetap di Uni Eropa, 42 persen memilih untuk keluar dari Uni Eropa, sedangkan 11 persen lainnya masih ragu-ragu. Berdasarkan jajak pendapat ini, Inggris diperkirakan akan tetap bertahan di Uni Eropa.

    GUARDIAN | ARDITO RAMADHAN | MS



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.