Paus Fransiskus: Hukuman Mati Memupuk Dendam  

Reporter

Editor

Paus Fransiskus berbicara kepada reporter dalam pesawat penerbangan dari Roma ke Kuba, 12 Februari 2016. Diharapkan pertemuan tersebut akan mempererat hubungan antara kedua gereja yang terpecah. Alessandro Di Meo/Pool Photo-AP

TEMPO.CO, Oslo - Paus Fransiskus menyampaikan pesan kepada dunia untuk menghapus hukuman mati. Pemimpin Katolik itu mendorong semua pihak terlibat aktif menghapus hukuman mati. Sampai saat ini, setidaknya 58 negara dan teritorial masih memberlakukan hukuman mati bagi pelaku yang dianggap melakukan kejahatan luar biasa, seperti pengedar narkotik dan teroris.

Menurut Paus, saat ini, hukuman mati tidak bisa diterima, walau untuk kejahatan yang dianggap serius. Sebab, hukuman mati bertentangan dengan hak hidup yang tidak dapat diganggu gugat. Hukuman mati juga berhubungan dengan martabat manusia. “Hukuman mati bertentangan dengan rencana Allah bagi individu dan masyarakat serta keadilan yang penuh kasih-Nya,” kata Paus lewat video yang disampaikan dalam pembukaan Kongres Dunia Melawan Hukuman Mati yang keenam di Opera House Oslo, Norwegia, Selasa malam, 21 Juni 2016.  “Saya percaya,  kongres ini dapat memberikan dorongan baru untuk upaya menghapus hukuman mati.”

Hukuman mati, kata dia, tidak sejalan dengan tujuan penghukuman. Hukuman mati juga tidak memberikan keadilan bagi korban, tapi memupuk dendam. “Perintah jangan membunuh, itu nilai mutlak dan berlaku baik bagi orang yang tidak bersalah maupun bersalah,” ucap Paus.

Masa The Extraordinary Jubilee of Mercy (8 Desember 2015-20 November 2016), menurut Paus, adalah kesempatan yang baik untuk mempromosikan penghormatan kehidupan dan martabat orang ke seluruh dunia. “Tidak boleh dilupakan, penjahat juga memiliki hak hidup yang diberikan Tuhan” katanya.

Selain bicara soal pentingnya penghapusan hukuman mati, Paus mendorong perbaikan kondisi penjara sehingga martabat yang dipenjara dihormati.  Memberi keadilan, kata dia, tidak berarti mencari hukuman untuk kepentingan hukum itu sendiri, tapi memastikan tujuan dasar dari semua hukuman adalah rehabilitasi pelaku.  “Tidak ada penjatuhan hukuman tanpa harapan. Hukuman untuk kepentingan dirinya sendiri, tanpa ada ruang untuk harapan, adalah sebuah bentuk penyiksaan, bukan hukuman,” ucap Paus.

Kongres Dunia Melawan Hukuman Mati yang keenam dihadiri 1.300 peserta dari 80 negara di Opera House Oslo, Norwegia, dan berlangsung sampai Kamis, 23 Juni 2016.  Peserta, yang terdiri atas 200 diplomat, 20 menteri, anggota parlemen, pengacara, akademikus, dan kelompok masyarakat sipil, menyerukan penghapusan hukuman mati di seluruh dunia untuk jenis kejahatan apa pun, termasuk terorisme. Dari Indonesia, hadir beberapa aktivis NGO dan pengacara yang selama ini giat mengkampanyekan penghapusan hukuman mati.

Amnesty International menyebu, tahun lalu, 1.634 orang dieksekusi mati karena berbagai kasus kejahatan, dan 89 persen di antaranya di eksekusi di  Iran, Pakistan, serta  Arab Saudi. Jumlah yang dieksekusi itu tidak termasuk di Cina, yang dikenal tertutup soal eksekusi mati. Jumlah yang dieksekusi meningkat 54 persen dibanding tahun sebelumnya (termasuk eksekusi di Cina).

Sampai akhir 2015, menurut World Coalition Against the Death Penalty, 103 negara telah menghapus hukuman mati untuk semua jenis kejahatan.  Kini, masih 58 negara dan teritorial yang menjalankan hukuman mati, termasuk Indonesia, Amerika Serikat, Iran,  Irak, dan Cina.

AHMAD NURHASIM (OSLO)







Jepang Setop Kerja Sama Beri Pelatihan Militer ke Myanmar

12 hari lalu

Jepang Setop Kerja Sama Beri Pelatihan Militer ke Myanmar

Akibat eksekusi junta militer terhadap aktivis pro-demokrasi, Jepang menghentikan pemberian latihan militer untuk Myanmar.


Membunuh Teman Hamil Tua dan Ambil Janinnya, Wanita AS Ini Terancam Hukuman Mati

20 hari lalu

Membunuh Teman Hamil Tua dan Ambil Janinnya, Wanita AS Ini Terancam Hukuman Mati

Seorang wanita diadili di Texas, AS pada minggu ini karena diduga membunuh seorang rekannya yang hamil. dan mengambil janin dari perut korban


Dor, Presiden Amerika Serikat ke-25 William McKinley Tewas Ditembak 121 Tahun Lalu

20 hari lalu

Dor, Presiden Amerika Serikat ke-25 William McKinley Tewas Ditembak 121 Tahun Lalu

Presiden Amerika Serikat ke-25, William Mckinley dibunuh 121 tahun lalu ditembak Czolgosz yang merasa pemerintahannya penuh korup.


2 Perempuan di Iran Dieksekusi Mati, Kelompok HAM Sebut Mereka LGBT

29 hari lalu

2 Perempuan di Iran Dieksekusi Mati, Kelompok HAM Sebut Mereka LGBT

Dua perempuan di Iran menjalani eksekusi mati atas tuduhan perdagangan manusia dan penipuan, namun kelompok HAM menyebut karena mereka LGBT


Gaza Eksekusi Mati 5 Terpidana Palestina, Pertama Sejak 2017

31 hari lalu

Gaza Eksekusi Mati 5 Terpidana Palestina, Pertama Sejak 2017

Dua di antaranya terpidana mati di Gaza dinyatakan bersalah atas tuduhan spionase untuk Israel yang pada 2015 dan 2009


Gadis Iran Ini Jadi Algojo untuk Ibunya yang Dihukum Mati karena Bunuh Ayah

33 hari lalu

Gadis Iran Ini Jadi Algojo untuk Ibunya yang Dihukum Mati karena Bunuh Ayah

Seorang gadis di Iran menjadi penentu nasib ibunya yang membunuh sang ayah. Ia menjadi algojo untuk ibunya.


Mahfud Md Sebut RKUHP Relatif Siap untuk Segera Diundangkan

43 hari lalu

Mahfud Md Sebut RKUHP Relatif Siap untuk Segera Diundangkan

Mahfud Md mengatakan, sudah selama 59 tahun Indonesia terus membahas dan merancang RKUHP ini melalui tim yang silih berganti.


Mantan Pejabat Partai Komunis China Divonis Mati, Terima Suap Rp456 M

47 hari lalu

Mantan Pejabat Partai Komunis China Divonis Mati, Terima Suap Rp456 M

Mantan petinggi Partai Komunis China (CPC) Shi Wenqing divonis hukuman mati karena terlibat dalam kasus penyuapan senilai Rp456 miliar


Ferdy Sambo Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana dan Hukuman Mati, Begini Pengertiannya

54 hari lalu

Ferdy Sambo Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana dan Hukuman Mati, Begini Pengertiannya

Ferdy Sambo ditetapkan sebagai tersangka, dijerat pasal pembunuhan berencana dan terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara bahkan hukuman mati.


Ada 6 Orang di TKP Penembakan Brigadir J: Baru Ferdy Sambo dan 3 Orang Jadi Tersangka

55 hari lalu

Ada 6 Orang di TKP Penembakan Brigadir J: Baru Ferdy Sambo dan 3 Orang Jadi Tersangka

Tersangka kasus pembunuhan Brigadir J, yaitu Irjen Ferdy Sambo, Bripka RR, Bhadara E dan sopir Ferdy, K berpeluang dijerat pasal berlapis.