Selamatkan Anak, Ibu Ini Bertarung Melawan Singa  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seekor singa gunung usai menyantap bangkai rusa di Pegunungan Santa Susana, California, AS, 4 Desember 2015. Ahli biologi setempat  melalui sengaja meletakkan kamera untuk memantau kehidupan malam satwa liar di hutan yang tak jauh dari perkotaan Los Angeles tersebut. REUTERS

    Seekor singa gunung usai menyantap bangkai rusa di Pegunungan Santa Susana, California, AS, 4 Desember 2015. Ahli biologi setempat melalui sengaja meletakkan kamera untuk memantau kehidupan malam satwa liar di hutan yang tak jauh dari perkotaan Los Angeles tersebut. REUTERS

    TEMPO.CO, Colorado-Seorang ibu di Colorado, Amerika Serikat melakukan tindakan berani saat menyelamatkan nyawa anak laki-lakinya dari terkaman seekor singa.

    Berawal ketika ibu ini mendengar teriakan anaknya pada Jumat malam, 16 Juni 2016. Ia langsung berlari keluar rumah yang berlokasi di Lower Woody Creek, sebelah utara pegunungan Aspen, seperti dikutip dari BBC, Minggu, 19 Juni 2016.

    Ia kaget menyaksikan singa sedang menerkam anaknya yang berusia 5 tahun. Singa pegunungan itu memasuki pekarangan depan rumahnya.

    Tanpa rasa takut, ibu yang tidak mengungkap identitasnya, ujar anggota polisi kota Pitkin Deputi Michael Buglione, mencengkeram jari-jari  singa itu dan menonjok mulut singa sekuat tenaga dengan tangan kanannya.

    Singa itu kemudian membuka mulutnya dan anak itu terlepas. Wajah anak itu terluka, begitu juga kepala dan lehernya. Ia dilarikan ke rumah sakit di Denver. Kondisinya dilaporkan sudah stabil.

    Sementara sang ibu pemberani itu menderita cakaran di tangannya dan kakinya setelah singa yang diperkirakan berusia dua tahun itu berusaha lari.

    Setelah kejadian itu, aparat membunuh dua singa. Menurut aparat setempat, sekitar 4.500 singa pegunungan diperkirakan hidup di Colorado.

    BBC | MARIA RITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?