Sisir Abu Sayyaf, Filipina Kerahkan 5.000 Anggota Militer  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kelompok bersenjata Abu Sayyaf di Filipina, Februari 2009. REUTERS

    Kelompok bersenjata Abu Sayyaf di Filipina, Februari 2009. REUTERS

    TEMPO.COManila - Setidaknya 5.000 anggota militer Filipina diarahkan ke Sulu untuk memburu kelompok Abu Sayyaf yang memenggal kepala dua warga Kanada dalam dua bulan terakhir.

    Juru bicara militer Filipina di Mindanao Barat, Mayor Filemon Tan, mengatakan semua sumber energi dari darat, laut, dan udara akan terlibat dalam operasi Sulu.

    Tan berharap tentara dari semua angkatan itu, seperti Marinir Filipina, Angkatan Darat, Angkatan Udara, Angkatan Laut, serta berbagai dukungan anggota lain, akan terlibat dalam operasi di Sulu. Namun Tan enggan menyatakan itu sebagai operasi besar-besaran, meskipun melibatkan 5.000 anggota militer.

    "Kami berfokus pada area yang terkait dengan kelompok Abu Sayyaf. Kami akan pergi ke komunitas yang menyediakan perlindungan kepada kelompok bersenjata,” kata Tan, seperti dilansir Star Online, Jumat, 17 Juni 2016. "Ada beberapa daerah yang ditargetkan." 

    Namun, juru bicara Abu Sayyaf, Abu Raami, mengatakan kelompoknya akan menyulitkan operasi tentara untuk melacak mereka. "Kami tahu seluk-beluk kondisi di sini," ujarnya.

    Setiap kali tim tentara memburu anggota Abu Sayyaf, menurut Raami, mereka akan berlindung, mematikan komunikasi, dan bersembunyi.

    THE STAR | INQUIRER | YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.