Terungkap, Pelaku Penembakan Klub Malam Orlando Seorang Gay  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto seorang pria bernama, Omar Mateen yang diambil dari media sosialnya yang diidentifikasi oleh kepolisian sebagai pelaku aksi penembakan di sebuah kelab malam gay di Orlando, Florida, Amerika Serikat yang terjadi pada 12 Juni 2016 dini hari.  REUTERS

    Foto seorang pria bernama, Omar Mateen yang diambil dari media sosialnya yang diidentifikasi oleh kepolisian sebagai pelaku aksi penembakan di sebuah kelab malam gay di Orlando, Florida, Amerika Serikat yang terjadi pada 12 Juni 2016 dini hari. REUTERS

    TEMPO.COFlorida - Mantan istri pengunjung klub malam dan bekas teman sekelas Omar Mateen—pelaku penembakan di Pulse Nightclub, sebuah klub malam kaum gay di Orlando—mengatakan Mateen dulunya adalah seorang gay.

    Sitora Yusufiy, bekas istrinya, 29 tahun, mengatakan Mateen telah mengunjungi klub malam dalam beberapa kali kesempatan. Berbicara kepada stasiun televisi Brasil, ia mengatakan Mateen memiliki "kecenderungan gay" dan ayah pria itu bahkan sering memanggilnya gay. Demikian dilaporkan sebagaimana dilansir dari laman Standard.co.uk, Selasa, 14 Juni 2016. 

    Hal yang sama diungkapkan seorang pengunjung tetap Pulse Nightclub, Kevin West. Dia mengaku Mateen telah mengirim pesan kepadanya lewat aplikasi kencan gay selama sekitar satu tahun.

    West mengatakan ia awalnya melihat pria itu di luar klub malam sekitar satu jam sebelum ia mulai menembak dan langsung mengenalinya.

    Pengunjung klub lain, Ty Smith, mengatakan ia melihat Mateen di klub itu lusinan kali. "Kadang-kadang ia berada di pojok, duduk dan minum sendiri, dan lain waktu, saat dia mabuk, dia akan berteriak dan bertingkah."

    Mantan teman sekelas Mateen juga mengatakan sekitar 10 tahun lalu dia pernah mengajaknya berkencan dan mereka biasa pergi ke klub gay bersama.

    Dia yakin Mateen adalah seorang gay yang belum berani mengakui statusnya ke publik.

    "Dia hanya ingin menyesuaikan diri dan tidak ada yang menyukainya. Dia selalu canggung secara sosial," ujarnya tentang Mateen.

    Saat ini penyelidikan terhadap penembakan di Pulse Nightclub pada Minggu, 12 Juni 2016, masih berlangsung. Pihak berwenang telah mengidentifikasi Omar Mateen dari Port St. Lucie, Florida, sebagai penembak. Sebanyak 50 orang tewas dalam tragedi itu dan 53 orang lain terluka. Wali Kota Buddy Dyer telah menyatakan keadaan darurat.

    STANDARD.CO.UK | MECHOS DE LAROCHA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.