Disangka Flu, Ditemukan 200 Paku dan Koin di Perut Si Bocah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi operasi. Tuftsmedicalcenter.org

    Ilustrasi operasi. Tuftsmedicalcenter.org

    TEMPO.CO, Ji'an - Lebih dari 200 paku telah dikeluarkan dari perut seorang bocah laki-laki berusia 15 tahun di Cina. Kuat dugaan dia sengaja menelan benda logam itu selama satu bulan.

    Sejak 6 Juni 2016, bocah dari Kota Ji'an, Provinsi Jiangxi, yang tak disebutkan namanya itu, telah mengeluh sakit perut, tapi orang tuanya berpikir dia hanya sedang menderita flu, lapor Daily Mail, Rabu, 8 Juni 2016.

    kedua orang tua si bocah memutuskan untuk mengantar anak ke rumah sakit di mana dokter melakukan CT scan pada perutnya. Saat itulah mereka menemukan ratusan paku di dalam perut bocah.

    Dokter segera melakukan operasi mengangkat lebih dari 200 paku. Mereka terkejut menemukan juga tusuk gigi, batu, dan koin seberat satu setengah pon. Staf medis di rumah sakit mengatakan mereka belum pernah melihat sesuatu seperti itu sebelumnya.

    Anak tersebut akhirnya mengungkapkan bahwa ia telah memakan paku selama sekitar satu bulan. Orang tuanya mengaku tidak tahu alasan anak mereka memakan benda-benda tajam tersebut.

    Diduga, anak itu menderita Pica, kelainan di mana seseorang yang kompulsif memakan benda-benda asing, seperti batu, cat, logam, dan kaca. Ini bukan kasus pertama seseorang memakan paku di Cina.

    Pada Mei tahun ini, seorang pria dirawat di rumah sakit setelah menelan delapan paku saat mabuk untuk membuktikan kepada teman-temannya bahwa dia 'penelan pedang'. Dokter juga mengoperasi pria di tengah kekhawatiran paku itu menembus perutnya.

    DAILY MAIL | MECHOS DE LAROCHA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Manfaat dan Dampak Pemangkasan Eselon yang Dicetuskan Jokowi

    Jokowi ingin empat level eselon dijadikan dua level saja. Level yang hilang diganti menjadi jabatan fungsional.