Warga Albino di Malawi Dibunuhi karena Dipercaya Punya Sihir

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anak-anak albino dari Malawi. Thenewsnigeria.com.ng

    Anak-anak albino dari Malawi. Thenewsnigeria.com.ng

    TEMPO.COLilongwe - Kasus penculikan dan pembunuhan orang-orang Albino meningkat di Malawi. Amnesty International menyerukan diakhirinya pembunuhan terhadap mereka. Amnesty juga meminta pemerintah Malawi mengambil kebijakan tegas untuk menghentikan aksi brutal ini.

    Kelompok hak asasi manusia itu mengatakan serangan terhadap orang-orang albino meningkat tajam dalam setahun terakhir dan beberapa anggota geng bahkan mengambil bagian tubuh mereka untuk dijual atau digunakan dalam ilmu sihir. Bagian tubuh mereka dipercaya membawa keberuntungan.

    "Gelombang serangan brutal terhadap orang-orang albino, yang tidak pernah terjadi sebelumnya, telah menciptakan teror terhadap mereka dan keluarga mereka di negara Afrika bagian selatan," kata Amnesty dalam sebuah laporan bertajuk "We Are Not Animal to be Hunted or Sold: Violence and Discrimination Against People with Albinism in Malawi," yang dirilis pada Selasa, 7 Juni 2016.

    Dalam laporannya, Amnesty menyatakan kekesalan ketika seorang bocah 2 tahun, Whitney, diculik dari tempat tidurnya pada April. Tengkorak, gigi, dan pakaian Whitney ditemukan kemudian di desa tetangga. Pembunuhan brutal lain menimpa Harry, 9 tahun, yang diculik dari rumahnya pada Februari dan kemudian ditemukan telah dipenggal.

    Menurut laporan Africanews.com, Selasa, 7 Juni 2016, dalam 19 bulan terakhir, pihak berwenang di Malawi telah mencatat 18 kasus pembunuhan albino dan penculikan terhadap lima orang lain. Amnesty sendiri khawatir jumlah sebenarnya mungkin lebih tinggi karena banyak serangan untuk ritual rahasia di daerah pedesaan tidak pernah dilaporkan.

    Laporan lebih lanjut menyatakan beberapa pelaku pembunuhan yang pernah ditangkap di masa lalu telah dibebaskan atau diberi hukuman ringan. Tidak juga ada dokumentasi tentang kejahatan sistematis terhadap orang-orang albino di Malawi.

    Albino adalah kondisi genetik saat lahir, langka, dan tidak menular, yang mengakibatkan tidak adanya pigmentasi di mata, kulit, dan rambut. Diperkirakan terdapat 7.000-10.000 orang albino dari 16,5 juta penduduk yang hidup di Malawi.

    AFRICA NEWS | MECHOS DE LAROCHA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.