Keluarga Awak MH17 Tuntut Malaysia Airlines  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas dari Ukrainian Emergencies Ministry di reruntuhan pesawat Malaysia Airlines MH17 yang ditembak jatuh di Donetsk, 20 Juli 2014. Ukraina menuduh pemberontak pro-Rusia berupaya merusak bukti penembakan MH17. REUTERS/Maxim Zmeyev

    Petugas dari Ukrainian Emergencies Ministry di reruntuhan pesawat Malaysia Airlines MH17 yang ditembak jatuh di Donetsk, 20 Juli 2014. Ukraina menuduh pemberontak pro-Rusia berupaya merusak bukti penembakan MH17. REUTERS/Maxim Zmeyev

    TEMPO.CO, Kuala Lumpur - Keluarga awak pesawat MH17 yang ditembak jatuh di Ukraina hampir dua tahun lalu mengajukan tuntutan hukum terhadap Malaysia Airlines atas tuduhan kelalaian dan pelanggaran kontrak.

    Melalui pengacara Thimas Philip, mereka mengklaim maskapai telah dengan sengaja menerbangkan pesawat di daerah yang dilanda konflik bersenjata.

    "Maskapai gagal untuk menjamin keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan awak pesawat," demikian pernyataan keluarga awak pesawat, seperti dikutip dari laman Asian Correspondent.

    Tuntutan hukum mereka diajukan ke Pengadilan Tinggi Malaysia pada Kamis, 2 Juni 2016. Keluarga meminta pemenuhan kompensasi alias ganti rugi.

    Pesawat Malaysia Airlines 17 tengah terbang dari Amsterdam ke Kuala Lumpur ketika terkena rudal pada 17 Juli 2014 di lokasi pertempuran dan pada puncak konflik di Ukraina. Sebanyak 298 orang di pesawat itu dilaporkan tewas.

    ASIAN CORRESPONDENT | MECHOS DE LAROCHA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fakta-fakta Pelantikan Jokowi - Ma'ruf, Dihadiri Prabowo - Sandi

    Selain beberapa wakil dari berbagai negara, pelantikan Jokowi - Ma'ruf ini dihadiri oleh Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.