Polisi Tangkap Biksu yang Kabur Bawa Kulit dan Gigi Harimau  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua ekor harimau sedang bermanja-manja dengan seorang Biksu di Tiger Temple, Kanchanaburi, Thailand, 12 Februari 2015. Para Biarawan dan dokter hewan di kuil tersebut membantah atas tuduhan pemerintah terkait perdagangan satwa dan obat bius penenang kepada satwa. AP/Sakchai Lalit

    Dua ekor harimau sedang bermanja-manja dengan seorang Biksu di Tiger Temple, Kanchanaburi, Thailand, 12 Februari 2015. Para Biarawan dan dokter hewan di kuil tersebut membantah atas tuduhan pemerintah terkait perdagangan satwa dan obat bius penenang kepada satwa. AP/Sakchai Lalit

    TEMPO.CO, Bangkok - Polisi Thailand menangkap seorang biksu beserta dua pria lain saat mencoba kabur dari kuil terkenal, Tiger Temple, dengan sebuah truk yang membawa kulit dan gigi harimau.

    Dua pria ini, sebagaimana dikutip dari laman Independent, Jumat, 3 Juni 2016, telah ditahan dan didakwa dengan tuduhan kepemilikan satwa liar, sedangkan biksu yang ditangkap itu akan ditahan segera setelah ia dipecat dari status biksunya.

    Truk tersebut dilaporkan membawa lebih dari 700 botol kecil berisi kulit serta gigi harimau yang disembunyikan di sebuah koper.

    "Saya cukup terkejut," kata Teunchai Noochdumrong, Direktur Kantor Konservasi Satwa Liar Thailand. "Kami semua telah mendengar informasi dan tuduhan terhadap kuil ini. Saya tidak pernah berpikir mereka akan begitu terang-terangan."

    Sebagaimana diketahui, Buddha Tiger Temple digerebek pada Senin, 30 Mei 2016, setelah mendapat tekanan internasional tentang adanya dugaan penyalahgunaan perdagangan hewan di tempat itu.

    Dan pada Rabu, 1 Juni 2016, pihak berwenang dilaporkan menemukan jasad 40 anak harimau dalam freezer serta 20 botol kaca berisi bayi dan organ tubuh harimau.

    Departemen Taman Nasional, Margasatwa, dan Konservasi Tanaman telah mengambil 137 harimau hidup, sebagian besar dewasa, dari kuil itu dan dibawa ke tempat penampungan hewan.

    Kuil yang terletak di Provinsi Kanchanaburi, Thailand Barat, tersebut merupakan obyek wisata populer. Pengunjung kerap mengambil foto bersama harimau.

    INDEPENDENT | MECHOS DE LAROCHA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.