Iklan Kondom Disetop, Apa yang Dikhawatirkan Negara Ini?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • sxc.hu

    sxc.hu

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Pakistan, lewat Pakistan Electronic Media Regulatory Authority (PEMRA), melarang seluruh jenis iklan kontrasepsi ditayangkan di media. Larangan ini menyusul pengaduan masyarakat bahwa iklan itu secara tak langsung memancing rasa penasaran anak-anak yang belum tahu apa-apa.

    Secara sosial, Pakistan adalah negara konservatif. Iklan sejenis itu jarang ditemui di sana. Bahkan tahun lalu iklan khusus kondom Josh dilarang dan dianggap sebagai iklan yang tidak bermoral. Pakistan adalah negara keenam yang terpadat penduduknya di dunia.

    BACA JUGA
    Publik Marah: Gadis Dibius Pacar dan Diperkosa Ramai-ramai
    Lecehkan Pramugari Cantik Garuda, Begini Nasib Penumpang Ini

    Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), negara itu juga memiliki tingkat akses kontrol kelahiran yang rendah dari rata-rata daerah lainnya. PEMRA menyebutkan larangan iklan itu sebagai upaya mengendalikan tingkat kelahiran anak di Pakistan.

    Tak hanya kontrasepsi, Pakistan melarang seluruh jenis iklan yang memuat konten kontrol kelahiran dan keluarga berencana. "Masyarakat umum sangat khawatir tentang paparan produk itu bagi anak-anak tak berdosa yang penasaran tentang fitur dan penggunaan produk," kata PEMRA dalam pernyataan resminya.

    BACA JUGA
    Geger: Gadis Diperkosa, Videonya Disebar, 33 Pria Terlibat!
    Ariel-Sophia Latjuba Pacaran 2,5 Tahun: Mau Segera Menikah?

    Larangan itu terjadi sebagai upaya Pemerintah Pakistan untuk mendorong pengendalian kelahiran di Pakistan, negara muslim konservatif dari 190 juta orang penduduknya. Pembicaraan tentang seks di depan umum adalah hal yang tabu.

    Departemen kesejahteraan penduduk secara teratur menjalankan kampanye mendidik warga tentang manfaat berbagai bentuk kontrol kelahiran.

    Sementara itu, iklan untuk alat-alat kontrasepsi dan bentuk lain dari media pengontrol kelahiran jarang terjadi di Pakistan. Bahkan, penggunaan alat kontrasepsi di Pakistan semakin rendah dan turun sekitar 7,2 persen dibanding tahun lalu.

    BBC.COM | ABC.NET | LARISSA HUDA

    BACA JUGA

    Geger: Gadis Diperkosa, Videonya Disebar, 33 Pria Terlibat!
    Ariel-Sophia Latjuba Pacaran 2,5 Tahun: Mau Segera Menikah?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.