Intelijen Jerman: ISIS Rencanakan Serangan di Euro 2016  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Stadion Allianz Riviera yang akan menjadi tempat berlangsungnya EURO 2016 di Nice, Perancis, 10 Desember 2015. Stadion yang awalnya bernama Stade Municipal du Ray ini telah diubah menjadi stadion Allianz karena stadion dahulu tidak dapat menampung banyak penonton. Guna menyambut EURO 2016, Nice meronovasi stadion tersebut pada 2011 silam dan kini mampu menampung penonton sebanyak 35.000 orang. REUTERS

    Stadion Allianz Riviera yang akan menjadi tempat berlangsungnya EURO 2016 di Nice, Perancis, 10 Desember 2015. Stadion yang awalnya bernama Stade Municipal du Ray ini telah diubah menjadi stadion Allianz karena stadion dahulu tidak dapat menampung banyak penonton. Guna menyambut EURO 2016, Nice meronovasi stadion tersebut pada 2011 silam dan kini mampu menampung penonton sebanyak 35.000 orang. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan intelijen Jerman menangkap sinyal adanya rencana kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) melancarkan serangan dalam perhelatan turnamen sepak bola negara-negara eropa, Piala Euro 2016, di Prancis, Juni mendatang. Namun belum ada bukti akurat ihwal serangan tersebut.

    “Kepala intelijen Prancis mengatakan ISIS merencanakan serangan besar, menyasar kerumunan massa di Prancis,” ujar Kepala Kantor Federal Keamanan Jerman, Hans-Georg Maassen, seperti dilansir Fox News, Sabtu, 29 Mei 2016.

    Prancis dijadwalkan menjadi tuan rumah Euro 2016, yang dimulai pada 10 Juni, di sepuluh stadion di penjuru Prancis. Sebelumnya, ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan teror di Prancis, yang menewaskan 130 orang, pada November tahun lalu.

    “Kami tahu bahwa ISIS memasang target serangan di Euro 2016,” kata Maassen. Otoritas keamanan Prancis pun sudah mulai melakukan langkah antisipasi dengan menyisir sejumlah stadion untuk memastikan situasi berjalan kondusif.

    Prancis dilaporkan mengerahkan 73 ribu personel polisi dan 10 ribu tentara untuk mengawal perhelatan Euro 2016. Lebih dari dua juta suporter sepak bola diperkirakan akan membanjiri Prancis pada pertengahan tahun ini. Pertandingan akan diikuti oleh 24 tim nasional sepak bola negara-negara Eropa. Masing-masing tim nasional akan diberikan penjagaan ketat dan khusus oleh pihak kepolisian dan keamanan setempat.

    FOX NEWS | GHOIDA RAHMAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.