Comblangi Adiknya, Kim Jong-un Bikin Sayembara

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, melambaikan tangan saat menyaksikan reli dan parade massa di alun-alun upacara utama ibukota, Pyongyang, Korea Utara, 10 Mei 2016. REUTERS/Damir Sagolj

    Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, melambaikan tangan saat menyaksikan reli dan parade massa di alun-alun upacara utama ibukota, Pyongyang, Korea Utara, 10 Mei 2016. REUTERS/Damir Sagolj

    TEMPO.CO, Pyongyang - Bak hidup di negeri dongeng, inilah yang dilakukan pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un. Ia menyelenggarakan sayembara untuk menemukan seorang suami yang pas untuk adiknya yang belum menikah, Kim Yo-jong.

    Yo-jong, anggota baru Komite Sentral Partai Buruh Korea Utara, memang masih menjomblo. Dalam sayembara ini, sang kakak sendiri yang akan menilai para kandidat yang dirasa cocok dengan gadis 29 tahun ini.

    Menurut The Sun, kandidat haruslah sarjana atau mahasiswa di Kim Il Sung University di Pyongyang. Ia juga harus seorang yang mengabdikan diri pada negara sebagai tentara dan memiliki tinggi badan minimal 177 cm. Sampai saat ini, peserta sayembara dikabarkan berjumlah 30 orang.

    Yo Jong sebelumnya dikabarkan akan menikah dengan putra Sekretaris Partai Buruh Choe Ryong Hae, juga seorang profesor yang namanya tidak begitu populer. Namun hingga saat ini, ia masih sendiri.

    Rumor tak sedap sempat beredar ketika selama 47 hari Yo-jong tak terlihat di depan publik. Ia dikabarkan sengaja disembunyikan keluarganya karena melahirkan seorang bayi.

    Sementara Michael Madden, pengelola blog North Korean Leadership Watch justru mempertanyakan isu lain di balik berita itu, semisal uji coba nuklir. "Setiap kali Korea Utara melakukan sesuatu  yang strategis, rumors yang lain bermunculan terlebih dulu," kata Madden.

    Menurut Madden, banyak hal yang ditutup-tutupi istana Korea Utara menyangkut kehidupan pribadi dan percintaan orang-orang di dalamnya. Ia mencontohkan Kim Jong Il yang memiliki banyak gundik yang bertugas menghiburnya dengan nyanyian dan tarian atau persetubuhan. Ia menyatakan, sejak 2015, Jong Un menghidupkan lagi tradisi ini.

    INDAH P


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.