Hadapi Teror, Menteri Pertahanan Se-ASEAN Bersatu

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Simulasi penanganan bioterorisme. Ilustrasi

    Simulasi penanganan bioterorisme. Ilustrasi

    TEMPO.CO, Singapura - Para menteri pertahanan negara-negara di Asia Tenggara (ASEAN), Rabu, 25 Mei 2016, menandatangani deklarasi bersama setelah menghadiri 10th ASEAN Defence Ministers' Meeting (ADMM) di Vientiane, Laos.

    "Pertemuan para menteri pertahanan se-ASEAN itu bertujuan meningkatkan kerja sama pertahanan dan keamanan bersama," tulis Channel News Asia, Rabu, 25 Mei 2016.

    Menurut siaran pers yang disampaikan Kementerian Pertahanan Singapura (MINDEF), deklarasi bersama yang diteken itu untuk menggarisbawahi tekad ADMM guna memecahkan masalah internasional dan regional dalam memerangi ancaman terorisme antarnegara.

    MINDEF menyatakan, selama pertemuan ADMM, para menteri mendiskusikan isu keamanan regional serta memuji kerja sama yang selama ini telah berjalan. Para menteri itu juga mengusulkan pertemuan ADMM Plus, yakni ditambah dengan Australia, Cina, India, Jepang, Korea Selatan, Selandia Baru, Rusia, dan Amerika Serikat.

    "Ada komitmen kuat di antara peserta pertemuan untuk meningkatkan kerja sama mengatasi ancaman teroris serta mencegah terorisme serta ekstremisme bercokol di Asia Tenggara," ujar  MINDEF.

    Siaran pers MINDEF juga menyebutkan, "Para menteri bersepakat pembangunan pertahanan dan militer yang mantap dapat memainkan peran kunci melawan terorisme, seperti dengan saling berbagi informasi intelijen."

    CHANNEL NEWS ASIA | CHOIRUL AMINUDDIN



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?