Hanya di Tempat Ini Presiden Mengaku Gila seperti Kambing

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Presiden Kuba Fidel Castro, Presiden Bolivia Evo Morales dan Presiden Venezuela Nicolas Maduro saat berada di Havana, Kuba, 13 Agustus 2015. REUTERS/Agencia Boliviana de Informacion/Handout via Reuters

    Mantan Presiden Kuba Fidel Castro, Presiden Bolivia Evo Morales dan Presiden Venezuela Nicolas Maduro saat berada di Havana, Kuba, 13 Agustus 2015. REUTERS/Agencia Boliviana de Informacion/Handout via Reuters

    TEMPO.CO, Caracas - Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, menanggapi santai soal komentar mantan Presiden Uruguay, Jose Mujica, awal pekan ini yang menyebut dia gila seperti kambing.

    "Aku gila seperti kambing, itu benar," kata Maduro dalam kampanye Partai Sosialis, seperti yang dilansir Channel News Asia, Jumat, 20 Mei 2016. "Aku gila karena cinta untuk Venezuela, untuk Revolusi Bolivarian, untuk Chavez dan teladannya."

    BACA JUGA
    Inilah Kemiripan Joey Alexander dengan Barack Obama
    Beredar, Video Ahok Damprat Wartawan Tempo

    Mujica, yang memerintah Uruguay pada 2010-2015, mengatakan pada Rabu lalu bahwa dia menghormati Maduro, tapi menganggap Maduro dan orang lain di Venezuela "gila" karena lebih memilih menyerang satu sama lain daripada duduk bersama menyelesaikan masalah.

    Di tengah krisis ekonomi yang mendalam, oposisi Venezuela mendorong dilakukan referendum guna menggulingkan pemerintahan Maduro. Namun pejabat pemerintah mengatakan itu tidak akan terjadi tahun ini. Pasukan keamanan telah menutup aksi protes menuntut referendum tersebut.

    Banyak negara-negara asing menyerukan dialog, tapi tampaknya itu dianggap sulit mengingat adanya permusuhan dan kecurigaan yang mendalam antara pemerintah Maduro dan oposisi Demokrat Unity.

    CHANNEL NEWS ASIA | YON DEMA



    BACA JUGA

    Lagu Dangdutnya Termasuk Dilarang, Reaksi Jupe Mengejutkan!
    Heboh Konstribusi Reklamasi:  Inilah 3 Skenario Nasib Ahok


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Manfaat dan Dampak Pemangkasan Eselon yang Dicetuskan Jokowi

    Jokowi ingin empat level eselon dijadikan dua level saja. Level yang hilang diganti menjadi jabatan fungsional.