Yunani Rilis Foto Penemuan Puing EgyptAir di Mediterania

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Benda mengapung yang sempat diduga puing pesawat EgyptAir di Laut Mediterania. Pihak berwenang menyatakan benda tersebut bukanlah bagian dari pesawat yang hilang. Dailymail.co.uk

    Benda mengapung yang sempat diduga puing pesawat EgyptAir di Laut Mediterania. Pihak berwenang menyatakan benda tersebut bukanlah bagian dari pesawat yang hilang. Dailymail.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Militer Yunani merilis sejumlah foto dari puing-puing pesawat EgyptAir MS804 yang ditemukan di Laut Mediterania. Beberapa benda yang diduga milik EgyptAir yang jatuh pada Kamis lalu itu adalah jaket pelampung, bagian dari tempat duduk penumpang, dan juga benda yang bertanda EgyptAir.

    Seperti dikutip dari kantor berita BBC, Sabtu, 21 Mei 2016, dalam beberapa foto yang diunggah oleh juru bicara militer Yunani di akun Facebook miliknya, terdapat jaket pelampung dan beberapa benda lain yang berlogo EgyptAir. Dalam pencarian itu juga ditemukan beberapa bagian tubuh pesawat dan bagasi penumpang.

    Meskipun begitu, bagian utama pesawat yang mengangkut 66 orang dan dua kotak hitam yang menampilkan data penerbangan dan transmisi kokpit belum ditemukan hingga kini. Aviation Herald mengatakan, sebelum pesawat hilang dari radar, muncul asap di toilet pesawat.

    Para penyelidik telah mengkonfirmasi bahwa memang terdeteksi adanya asap di dalam kabin sebelum pesawat menghilang. Pesawat ini berangkat dari Paris, Prancis pada Rabu, 18 Mei 2016 menuju Kairo, Mesir.  

    Namun, belum diketahui secara pasti penyebab dari munculnya asap tersebut. Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Marc Ayraul berujar, "Semua kemungkinan tengah diselidiki dan kami belum mendapatkan kesimpulan apapun."

    Sebelumnya, ditemukan sebuah petunjuk baru dalam kasus kecelakaan pesawat EgyptAir MS804 yang diduga jatuh di perairan Mediterania.

    Asap tersebut terdeteksi di dalam toilet pesawat. Selain itu, asap juga muncul di sistem kelistrikan pesawat. Menurut data dari situs resmi Aviation Herald, asap tersebut muncul hanya beberapa menit sebelum sinyal pesawat itu hilang dari radar.

    Aviation Herald menyatakan data tersebut berasal dari Aircraft Communications Addressing and Reporting System (ACARS).

    Pada Kamis pukul 02.26 waktu setempat, asap terdeteksi pertama kali. Semenit kemudian, pada pukul 00.27 waktu setempat, muncul peringatan adanya asap avionik. Beberapa menit kemudian, pada pukul 02.33 waktu setempat, kontak dengan pesawat hilang.

    BBC | ANGELINA ANJAR SAWITRI



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fakta-fakta Pelantikan Jokowi - Ma'ruf, Dihadiri Prabowo - Sandi

    Selain beberapa wakil dari berbagai negara, pelantikan Jokowi - Ma'ruf ini dihadiri oleh Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.