Abbas-Netanyahu Dukung El-Sisi Damaikan Palestina-Israel  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Palestina, Mahmoud Abbas melaporkan kondisi terkini Negara Palestina pada pembukaan KTT Luar Biasa ke-5 OKI di JCC, Senayan, Jakarta, 7 Maret 2016.  KTT Luar Biasa ke-5 OKI membahas mengenai Palestina dan Al Quds Al Syarif. TEMPO/Subekti

    Presiden Palestina, Mahmoud Abbas melaporkan kondisi terkini Negara Palestina pada pembukaan KTT Luar Biasa ke-5 OKI di JCC, Senayan, Jakarta, 7 Maret 2016. KTT Luar Biasa ke-5 OKI membahas mengenai Palestina dan Al Quds Al Syarif. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Gaza - Gerakan utama Palestina, Fatah, menyambut baik seruan Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi agar Palestina berdamai dengan Israel menyusul konflik perang di daerah pendudukan selama bertahun-tahun.

    Juru bicara Fatah, Osama Al-Qawasmi, mengatakan organisasi yang dipimpin Presiden Mahmoud Abbas itu menyatakan siap merespons setiap inisiatif demi persatuan nasional, kebebasan, dan kemerdekaan.

    Dia menuturkan yang disampaikan El-Sisi itu sebagai indikasi bahwa beliau sangat menaruh perhatian kepada nasib rakyat Palestina dan hak warga negara, seperti dilansir MENA, Selasa, 17 Mei 2016.

    Sebelumnya, Presiden Mesir mendesak Palestina dan Israel hendaknya menyambut kesempatan realistis terhadap solusi damai, sebagaimana dituangkan dalam kesepakatan perdamaian Israel-Palestina.

    El-Sisi berujar, "Di sana akan ada perdamaian yang lebih hangat antara Mesir dan Israel jika kami menyiapkan solusi bagi saudara-saudara kami di Palestina. Ini juga sebagai sebuah harapan rakyat Palestina untuk mendirikan sebuah negara."

    MENA dalam laporannya, Selasa, 17 Mei 2016, mengatakan Presiden Palestina Mahmoud Abbas juga menyambut keinginan El-Sisi menciptakan perdamaian yang fair dan berdirinya negara Palestina.

    Dukungan kepada El-Sisi juga disuarakan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. "Saya mengapresiasi upaya Presiden El-Sisi dan (mendukung) kepemimpinannya terhadap isu penting ini," ucap Netanyahu.

    AHRAM | CHOIRUL AMINUDDIN 



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.