AS Klaim, Pemimpin Dunia Sepakati Penyelesaian Suriah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang anggota unit Sinjar Resistance (YBS), menamakna ranjau darat pada jalur yang digunakan oleh militan ISIS di desa Umm al-Dhiban, Irak, 29 April 2016. Di Irak dan Suriah, kelompok-kelompok baru telah muncul untuk melawan ISIS. REUTERS/Goran Tomasevic

    Seorang anggota unit Sinjar Resistance (YBS), menamakna ranjau darat pada jalur yang digunakan oleh militan ISIS di desa Umm al-Dhiban, Irak, 29 April 2016. Di Irak dan Suriah, kelompok-kelompok baru telah muncul untuk melawan ISIS. REUTERS/Goran Tomasevic

    TEMPO.CO, Wina - Para pemimpin dunia telah kembali bertemu dan berdialog membahas konflik Suriah di Wina, Austria, Selasa, 17 Mei 2016. Salah satu poin penting dalam pembahasan tersebut adalah perdamaian Suriah dan penghentian perang saudara yang kini terus terjadi.

    Pertemuan itu dihadiri Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov, perwakilan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dan perwakilan pemimpin dunia lain yang tergabung dalam International Syria Support Group (ISSG).

    Semua pihak menyampaikan dukungannya untuk mengakhiri kejahatan dan pelanggaran kemanusiaan yang terjadi di Suriah. Sementara itu, langkah strategis selanjutnya juga tengah disiapkan.

    “Semua pihak setuju dengan kesepakatan dasar kami yang berdasarkan semangat persatuan. Suriah dapat memilih masa depan pemerintahannya,” ujar Menteri Luar Negeri AS John Kerry, seperti yang dilansir Aljazeera, Rabu, 18 Mei 2016.

    Kerry berujar, AS masih mendorong Presiden Suriah Bashar al-Assad untuk ambil bagian dalam transisi politik, yang diberi batas maksimal dilakukan pada 1 Agustus mendatang. Dalam sepekan terakhir, lebih dari 300 orang tewas akibat serangan udara pemerintah di Aleppo.

    GHOIDA RAHMAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.