Nelayan Kolombia Ini 2 Bulan Hanyut di Samudera dan Selamat!

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi nelayan melaut pada saat cuaca buruk. ANTARA/Dedhez Anggara

    Ilustrasi nelayan melaut pada saat cuaca buruk. ANTARA/Dedhez Anggara

    TEMPO.CO, Hawaii -Seorang nelayan warga Kolombia ditemukan selamat setelah hanyut di lautan lepas dengan sebuah perahu kecil di Samudra Pasifik. Bersama tiga orang teman lainnya, nelayan tersebut mengaku  mereka terdampar di tempat terpencil hampir selama dua bulan.

    Nelayan berusia 29 tahun itu diselamatkan kapal kargo Panama, Nikkei Verde sekitar 3,460 kilometer dari tenggara Hawaii pada 26 April lalu.

    Saat ditemukan, pria itu dalam kondisi lemah dan dehidrasi, tetapi kemudian pelan-pelan kondisinya mulai membaik dan semakin sehat setelah dirawat kru kapal tersebut dalam perjalanan pulang.

    Dia kemudian dipindahkan ke kapal Penjaga Pantai Amerika Serikat (AS) di perairan Hawaii pada Rabu lalu sebelum dibawa ke Honolulu. Pria yang diidentifikasi sebagai Javier Eduardo Olaya, 29 mengatakan dia bertahan hidup dengan makan ikan dan burung camar laut serta minum air hujan.

    Namun, tiga lagi temannya meninggal satu demi satu karena sakit dan kekurangan makanan. Mereka berempat pergi menangkap ikan dengan naik perahu kecil sejauh tujuh meter dari perairan Kolombia sekitar dua bulan lalu. Namun, mesin perahu mereka tiba-tiba rusak menyebabkan perahu itu hanyut di lautan.

    Juru bicara Penjaga Pantai AS, John MacKinnon mengatakan, pria itu sangat beruntung karena ditemukan di satu daerah terpencil di Samudera Pasifik.

    "Samudra Pasifik sangat luas dan sangat bahaya, pria tersebut sungguh beruntung dapat ditemukan Nikkei Verde," katanya seperti yang dilansir Huffington Post pada 6 Mei 2016.

    Pemerintah AS tidak menyelidiki kasus itu karena pria tersebut bukan warganya dan korban akan dikirim pulang ke Kolombia.

    HUFFINGTON POST|THE GUARDIAN|YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.