Ribuan Warga Inggris Terancam Batal Terbang ke AS

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung menikmati pemandangan dari atas Grand Canyon Skywalk dengan panel kaca di Hualapai Indian Reservation, Arizona (28/2/2012).  REUTERS/Robert Galbraith

    Pengunjung menikmati pemandangan dari atas Grand Canyon Skywalk dengan panel kaca di Hualapai Indian Reservation, Arizona (28/2/2012). REUTERS/Robert Galbraith

    TEMPO.CO, London - Puluhan ribu wisatawan Inggris terancam tidak bisa terbang ke Amerika Serikat pada liburan musim panas ini menyusul penerapan aturan baru terkait izin masuk.

    Pemerintah AS mengumumkan peraturan baru  pada 1 April 2016 yang  mengharuskan setiap warga Inggris untuk menggunakan pasport elektrik (biometrik) ketika bepergian ke Negeri Paman Sam.

    Bagi mereka yang masih memegang paspor lama atau non-biometrik tidak akan diizinkan masuk  AS.

    Aturan baru ini memakan korban. Vic Ryan yang dijadwalkan terbang ke ke Florida pada 1 Mei, bersama dengan istri serta putrinya dan pacarnya megalami masalah saat check-in. Mereka diberitahu bahwa paspor nya non-biometrik dan tidak akan diizinkan untuk melakukan perjalanan ke AS.

    Dia terpaksa harus menunda perjalanannya untuk beberapa hari setelah diwajibkan mengurus pasport baru yang akan membutuhkan waktu.

    Seperti yang dilansir Independent pada 6 Mei 2016, selain Ryan, diperkirakan sekitar 80 ribu wisatawan asal Inggris yang berencana terbang ke AS pada musim panas ini  masih memegang paspor non-biometrik.

    Paspor dengan tampilan lama itu terakhir diterbitkan pada musim gugur tahun 2007. Berdasarkan data dari Kantor Paspor, Kantor Statistik Nasional dan Kementerian Luar Negeri, sekitar 1,3 juta paspor lama masih digunakan.

    Untuk paspor elektronik yang baru  telah diperkenalkan sejak musim semi 2007. Namun, untuk Inggris belum diwajibkan penggunaannya jika bepergian ke AS.
    Baru pada 1 April, AS memberlakukannya juga bagi warga Inggris, demi alasan keamanan menyusul serangan ekstrimis dan teroris.

    Terutama setelah terjadinya serangan Paris yang menewaskan 130 orang dan penembakan di California yang menewaskan 14 orang.

    Sayangnya aturan tersebut belum sepenuhnya diketahui oleh semua warga Inggris karena minimnya sosialisasi. Di lain pihak banyak dari wisatawan yang telah memesan tiket penerbangan ke AS. Apabila harus dibatalkan untuk mengurus pasport baru, maka itu akan membutuhkan biaya tambahan yang cukup besar, karena secara otomatis tiket lama akan hangus.

    Paspor biometrik berisi chip elektronik dengan data pribadi, perbedaan dengan pasport non-biometrik, yakni pada tampilan depannya. Pasport biometrik, berbentuk persegi panjang dan terdapat garis horisontal dengan lingkaran di tengahnya.

    INDEPENDENT|MIRROR|YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?