Abu Sayyaf Kembali Bebaskan Satu Sandera  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Marinir Filipina mengamankan kamp pemberontak Abu Sayyaf di provinsi pulau Jolo di selatan Filipina, Senin, 21 September 2009.(AP Photo/Nickee Butlangan)

    Marinir Filipina mengamankan kamp pemberontak Abu Sayyaf di provinsi pulau Jolo di selatan Filipina, Senin, 21 September 2009.(AP Photo/Nickee Butlangan)

    TEMPO.COManila - Kelompok militan pemberontak Filipina, Abu Sayyaf, kembali membebaskan seorang sandera. Kali ini yang dibebaskan adalah seorang wanita asal Cina, Yahong Tan Lim, yang diculik hampir dua tahun lalu dari Basilan.

    Inspektur Wilfredo Cayat, Kepala Kepolisian Provinsi Sulu, mengatakan bahwa Yahong Tan Lim dibebaskan pada Selasa, 3 Mei 2016, sekitar 13.00 waktu setempat di Barangay Danag, Patikul, Sulu. "Dia langsung diamankan anggota kesatuan unit antiteror dan penculikan," kata Cayat, seperti dilansir Inquirer pada Rabu, 4 Mei 2016.

    Lim diculik bersama ibunya, Dina Tan Iraham, pada 22 Mei 2014 dari Pulau Basilan, Mindanao, Filipina Selatan. Iraham merupakan seorang pengusaha asal Cina yang menikah dengan warga lokal Basilan. Dia telah dibebaskan terlebih dulu meskipun tidak ada laporan pembayaran uang tebusan.

    Abu Sayyaf menuntut 30 juta peso atau sekitar Rp 8,4 miliar untuk menebus Iraham dan Lim. Namun tidak jelas apakah uang tebusan tersebut telah dibayarkan atau tidak.

    Kelompok tersebut pada Selasa juga merilis sebuah video ancaman terbaru. Dalam video itu mereka mengancam akan menghabisi tiga sandera lain di tempat penyekapan. Video ditampilkan oleh SITE Intelligence Group, kelompok yang memantau media kelompok Abu Sayyaf.

    INQUIRER | YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fakta-fakta Pelantikan Jokowi - Ma'ruf, Dihadiri Prabowo - Sandi

    Selain beberapa wakil dari berbagai negara, pelantikan Jokowi - Ma'ruf ini dihadiri oleh Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.