Duh, 3.600 Warga AS Ini Jadi Target ISIS  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Barack Obama (kedua kanan), bersama istrinya Michelle dan putrinya Malia tiba di Andrews Air Force Base, 9 Agustus 2014. Liburan ini diambil setelah Obama mayatakan AS akan ikut bagian untuk menangani ISIS di Irak. AP/Susan Walsh

    Presiden Barack Obama (kedua kanan), bersama istrinya Michelle dan putrinya Malia tiba di Andrews Air Force Base, 9 Agustus 2014. Liburan ini diambil setelah Obama mayatakan AS akan ikut bagian untuk menangani ISIS di Irak. AP/Susan Walsh

    TEMPO.CONew York - Dalam upaya terbaru untuk menanamkan rasa takut, kelompok peretas Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) menerbitkan nama dan alamat dari 3.600 warga New York, Amerika Serikat, untuk dijadikan target serangan.

    Daftar target itu diunggah dengan membuat pengumuman bertanda pagar, "Kami ingin mereka #Dead", pada pesan terenkripsi aplikasi Telegram kepada masyarakat Amerika Serikat tersebut.

    IB Times melaporkan bahwa daftar tersebut mencakup nama, alamat, dan alamat e-mail dari sekitar 3.600 warga New York. Beberapa di antaranya karyawan Departemen Luar Negeri dan Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika. Namun sebagian besar orang dalam daftar adalah warga negara biasa.

    Banyak yang ditargetkan berasal dari Brooklyn, beberapa dari Manhattan, Staten Island, Queens, dan wilayah lain di sekitarnya.

    Data yang diunggah tersebut hanya bertahan untuk rentang waktu yang sangat singkat, sebelum akhirnya bisa dengan cepat diatasi Badan Intelijen Amerika Serikat (FBI) dan kepolisian New York. Keduanya langsung menghubungi orang-orang yang namanya disebutkan dalam daftar itu untuk memberi tahu mereka tentang unggahan ISIS tersebut. Meskipun, mereka percaya bahwa ini hanya untuk menakut-nakuti orang dan tidak ada ancaman langsung.

    "FBI secara rutin memberi tahu individu dan organisasi dari informasi yang dikumpulkan selama investigasi yang dapat berpotensi mengancam," kata FBI dalam sebuah pernyataan.

    Unggahan serupa pernah muncul pada tahun lalu. Satu kelompok pendukung ISIS mengunggah rincian, termasuk nama, alamat, dan foto dari 100 anggota militer Amerika serta telah meminta pengikutnya membunuh mereka.

    IB TIMES | YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.