Saksikan Demo, Peneliti Asal Swiss Diperiksa Polisi Papua  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktivis Papua Barat, menggelar unjuk rasa terkait kemerdekaan Papua di luar Parlemen Belanda di Den Haag, Belanda, 22 April 2016. Aksi tersebut digelar saat Presiden Indonesia, Joko Widodo berkunjung ke Belanda. Ap Photo

    Aktivis Papua Barat, menggelar unjuk rasa terkait kemerdekaan Papua di luar Parlemen Belanda di Den Haag, Belanda, 22 April 2016. Aksi tersebut digelar saat Presiden Indonesia, Joko Widodo berkunjung ke Belanda. Ap Photo

    TEMPO.COJayapura - Cypri Jehan Paju Dale, peneliti dari Bern University di Swiss, ditahan polisi Papua saat berada di lokasi demonstrasi masyarakat Papua di depan gerbang kampus Universitas Cenderawasih, Perumnas 3, Jayapura, hari ini, Senin, 2 Mei 2016.

    Penahanan Cypri terjadi sekitar pukul 10.15 waktu Papua. Keterangan seorang saksi menyebutkan bahwa Cypri saat akan meninggalkan lokasi aksi dihadang delapan polisi berpakaian lengkap.

    “Sekitar delapan polisi tahan dia. Seorang polisi bawa pentungan dan tameng. Mereka bawa ke mobil Strada hitam,” kata seorang pria kepada Jubi yang minta namanya dirahasiakan.

    Mobil Strada itu bernomor polisi DS-8412-SR yang sedang parkir di antara mobil dan truk polisi lainnya.

    Cypri, yang dihubungi Jubi, membenarkan ia diinterogasi oleh polisi. “Ia. Saya ditanya-tanya oleh mereka (polisi),” ujar Cypri singkat. Setelah diinterogasi, Cypri kemudian dilepaskan oleh para polisi itu.

    Pihak Kepolisian Resor Kota Jayapura belum berhasil dihubungi untuk dimintai konfirmasi mengenai alasan penahanan dan interogasi Cypri. 

    TABLOIDJUBI.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.