Lukai Ibu Hamil, Asisten Perawat Ini Dibui 100 Tahun

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Mahfoed Gembong

    TEMPO/Mahfoed Gembong

    TEMPO.COColorado - Seorang mantan asisten perawat bernama Dynel Lane, 35 tahun, dihukum selama 100 tahun karena terbukti menyerang seorang ibu hamil dan mengakibatkan bayi dalam kandungan meninggal. Warga Colorado, Amerika Serikat, ini terbukti menyerang Michelle Wilkins, 26 tahun, pada 18 Maret tahun lalu.

    "Kamu sengaja meninggalkan aku mati," kata Wilkins dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari CNN, pada Sabtu, 30 April 2016. Saat itu, Wilkins diserang Lane saat hamil 7 bulan. Kejadian itu menyebabkan bayinya meninggal.

    Lane mengaku menyayat perut Wilkins sehingga ibu muda itu mengalami perdarahan hebat. Lane menuding Wilkins menyerangnya, kemudian ia mempertahankan diri dan melukai ibu muda tersebut. Sesaat setelah melukai Wilkins, Lane mengaku sempat berusaha menolong Wilkins agar selamat.

    Carol De Herrera, ibu terdakwa, menjelaskan bahwa Lane belum pulih dari trauma kematian anaknya akibat kecelakaan. Lane berharap memiliki anak lagi, tapi belum kesampaian.

    Lane dinyatakan bersalah pada Februari lalu dari percobaan pembunuhan tingkat pertama. Dia juga dituding melakukan penyerangan tingkat pertama dan terminasi melanggar hukum kehamilan.

    Saat itu, jaksa memutuskan tidak mengejar tuduhan pembunuhan untuk anak Wilkins yang belum lahir. Ini karena hukum negara Colorado tidak mengakui janin sebagai manusia. Kecuali ia mampu bertahan untuk jangka waktu tertentu di luar rahim.

    Wilkins saat itu berhasil selamat setelah mengunci diri di kamar dan menelepon 911. Dia melakukan apa yang dia bisa untuk membendung perdarahan di perutnya. Dia kemudian dirawat di Rumah Sakit Longmont, Inggris.

    CNN | AVIT HIDAYAT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.