Pesan Rahasia Obama untuk Pemimpin Iran Bocor, Ini Isinya  

Reporter

Presiden A.S., Barack Obama. AP/Vincent Thian

TEMPO.CO, Teheran - Pesan rahasia Presiden Amerika Serikat Barack Obama kepada pemimpin tertinggi Iran awal tahun ini bocor ke publik. Situs Iran, Saham News, sebuah organisasi yang dekat dengan pemerintahan Presiden Hassan Rouhani, mengatakan pesan itu dikirim pada akhir Maret 2016. Pesan tersebut menyerukan sebuah kerja sama menyelesaikan masalah dan krisis di Timur Tengah.

Dalam pesannya, Obama menyatakan kepada pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, bahwa ia ingin memanfaatkan kesempatan tersisa sebelum akhir masa jabatannya untuk bekerja sama dengan Iran dalam isu-isu yang paling penting di wilayah tersebut.

Seperti dikutip dari laman Middle East Monitor, Senin, 25 April 2016, dalam pesannya itu, Obama menekankan masa jabatannya sebagai presiden yang semakin pendek dan harapan untuk bekerja sama menyelesaikan krisis regional di Suriah, Irak, dan Yaman.

Jika pesannya itu direspons Iran positif, Obama berencana menginisiasi sebuah konferensi dan akan bertemu dengan Rouhani.

Melalui dua pesan lain, Obama meminta Khamenei dan Rouhani bekerja sama dengan Washington  di kawasan itu. "Ia mengundang Khamenei dan Rouhani untuk membahas masalah," lapor Saham News.

Dalam pertemuan kedua pemimpin Iran membahas pesan Obama, Khamenei meminta pendapat Rouhani. Presiden Iran menanggapi positif serta menambahkan usulan dan kerja sama dapat menyelesaikan krisis regional.

Rouhani juga menekankan bahwa ia tidak akan mengambil tindakan apa pun tanpa lebih dulu berkoordinasi dengan pemimpin spiritual Iran dan dilangsungkan atas sepengetahuan Khamenei.

Menurut analis politik, pesan Obama yang bocor ke publik telah menepis anggapan buruknya hubungan negara Teluk itu dengan Amerika Serikat selama ini.

MIDDLE EAST MONITOR | MECHOS DE LAROCHA







Begini Amerika Serikat Segera Setop Pemberian Persetujuan Ekspor ke Huawei

2 jam lalu

Begini Amerika Serikat Segera Setop Pemberian Persetujuan Ekspor ke Huawei

China menentang Amerika Serikat yang menyalahgunakan alasan keamanan nasional untuk menekan perusahaan China, seperti Huawei secara tidak wajar.


Diselidiki di Brasil, Bolsonaro Mencari Izin Tinggal Enam Bulan di AS

16 jam lalu

Diselidiki di Brasil, Bolsonaro Mencari Izin Tinggal Enam Bulan di AS

Mantan presiden Brasil Jair Bolsonaro masuk ke AS dengan visa kunjungan pemimpin dunia yang berakhir pada Selasa 31 Januari 2023


Jasad Turis Arab Saudi yang Hilang di AS Ditemukan di Danau

17 jam lalu

Jasad Turis Arab Saudi yang Hilang di AS Ditemukan di Danau

Jasad turis Arab Saudi yang hilang, Abdulrahman Al-Anazi, ditemukan pada Senin pagi di Danau Erie di Cleveland, Ohio, Amerika Serikat


Penembakan Massal di Florida AS, 4 Pelaku Tembaki Korban dari Dalam Mobil

18 jam lalu

Penembakan Massal di Florida AS, 4 Pelaku Tembaki Korban dari Dalam Mobil

Empat pelaku penembakan massal d Florida, menembaki korban dari mobil yang melaju cepat.


Ditolak AS, Ukraina Minta Jet Tempur dari Prancis dan Polandia

20 jam lalu

Ditolak AS, Ukraina Minta Jet Tempur dari Prancis dan Polandia

Prancis dan Polandia tampaknya bersedia untuk menerima permintaan jet tempur dari Ukraina.


Rusia Peringatkan Dubes Baru AS soal Konsekuensi Kebijakan Konfrontatif

21 jam lalu

Rusia Peringatkan Dubes Baru AS soal Konsekuensi Kebijakan Konfrontatif

Lynne Tracy adalah wanita pertama yang menduduki jabatan Duta Besar AS untuk Rusia.


Amerika Serikat Akan Akhiri Darurat COVID-19 Pada 11 Mei

21 jam lalu

Amerika Serikat Akan Akhiri Darurat COVID-19 Pada 11 Mei

Mantan presiden Donald Trump pertama kali menyatakan pandemi COVID-19 sebagai darurat nasional Amerika Serikat pada 13 Maret 2020


Myanmar Diundang dalam Pertemuan Militer ASEAN di Bangkok

22 jam lalu

Myanmar Diundang dalam Pertemuan Militer ASEAN di Bangkok

ASEAN telah melarang kehadiran perwakilan senior militer Myanmar dari KTT utama


Cina Tolak Kesepakatan Pembatasan Akses Ekspor Semikonduktor

22 jam lalu

Cina Tolak Kesepakatan Pembatasan Akses Ekspor Semikonduktor

Terkait kontrol tersebut, Cina mengajukan gugatan terhadap Amerika Serikat melalui Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).


Amerika Disebut Akan Cabut Izin Ekspor Perusahaan yang Suplai Barang ke Huawei

23 jam lalu

Amerika Disebut Akan Cabut Izin Ekspor Perusahaan yang Suplai Barang ke Huawei

Tiga sumber menyebutkan Amerika telah menghentikan izin perusahaan yang biasa mengekspor sebagian besar item ke Huawei