Pembeli di Restoran Ini Boleh Makan Tak Pakai Baju

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Restoran The Clink di Cardiff dinobatkan sebagai restoran terbaik kesepuluh di Inggris dipenghargaan Travellers Choice 2015. Foto: The Clink

    Restoran The Clink di Cardiff dinobatkan sebagai restoran terbaik kesepuluh di Inggris dipenghargaan Travellers Choice 2015. Foto: The Clink

    TEMPO.CO, London - Sebuah restoran, yang pengunjungnya bisa makan tanpa harus mengenakan pakaian sehelai benangpun, akan segera dibuka di Inggris.

    Sebagaimana dikutip dari laman NBC News, Kamis, 21 April 2016, pembukaan restoran ini akan dilakukan di kota London pada Juni 2016.

    Restoran ini menawarkan konsep natural. "Idenya adalah untuk mengalami pembebasan sejati," kata pendiri restoran Seb Lyall dalam siaran pers yang mengumumkan kehadiran bisinisnya.

    "Orang-orang harus mendapatkan kesempatan untuk menikmati dan mengalami malam keluar tanpa kotoran. Tidak ada bahan kimia, tidak ada warna buatan, tidak ada listrik, tidak ada gas, tidak ada telepon, dan bahkan tidak ada pakaian jika mereka ingin."

    Restoran itu diberi nama Huyandi, diambil dari kata Hindi yang berarti alam atau dasar.

    Restoran Huyandi menyiapkan 42-kursi, menawarkan bagian terpisah untuk melindungi pengunjung yang telanjang dari mereka yang terlalu malu untuk melakukan itu.

    Para tamu yang ingin makan dalam keadaan telanjang bisa melepas jubah di ruang ganti atau memakai gaun yang dapat dengan mudah lepas dari tubuh.

    Menurut website resmi restoran, untuk sekitar US$ 100 atau Rp 1,3 juta, setiap tamu akan menikmati "makanan yang dibakar dengan kayu dan disajikan pada peralatan makan buatan tangan dari tanah liat. Mereka akan makan di bawah lampu lilin kanopi, di antara ornamen terbuat dari dengan bambu dan rotan, di saat duduk dan memghadap mebel kayu hasil pahatan tangan."

    Sejauh ini, daftar tunggu pengunjung restoran telah mencapai 11 ribu orang.

    Apakah Anda berminat mengunjunginya?

    NBC NEWS | MECHOS DE LAROCHA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?