Jumlah Korban Tewas Gempa Ekuador Bertambah Jadi 272 Orang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas penyelamat mencari korban di antara puing bangunan runtuh di Manta, Ekuador, 17 April 2016. Gempa bumi berkekuatan 7,8 skala Richter mengguncang pantai tengah Ekuador, dan menewaskan sedikitnya 235 orang. AP/Patricio Ramos

    Petugas penyelamat mencari korban di antara puing bangunan runtuh di Manta, Ekuador, 17 April 2016. Gempa bumi berkekuatan 7,8 skala Richter mengguncang pantai tengah Ekuador, dan menewaskan sedikitnya 235 orang. AP/Patricio Ramos

    TEMPO.COJakarta - Jumlah korban tewas akibat gempa 7,8 skala Richter yang melanda Ekuador pada Minggu, 17 April 2016, bertambah menjadi 272 orang. Sedangkan korban yang terluka mencapai 2.068 orang.

    Presiden Rafael Correa menyatakan hal itu pada Senin, 18 April 2016, dikutip dari laman Independent. Dia cemas angka-angka tersebut akan terus meningkat.

    Presiden juga menekankan soal keselamatan korban yang terjebak puing sebagai prioritas utama pelayanan. "Ada tanda-tanda kehidupan di banyak puing dan itu adalah prioritas," kata Correa dalam pidato di sebuah stasiun televisi.

    Adapun rekaman dari drone yang disiarkan Independent telah menangkap dampak buruk gempa, yang menunjukkan sebuah jembatan runtuh di Avenida de las Americas di Guayaquil—terletak sekitar 180 mil dari pusat gempa.

    Jembatan terlihat patah di beberapa bagian setelah gempa awal dan beberapa gempa susulan yang kuat. Ini merupakan gempa terbesar yang pernah mengguncang Ekuador selama lebih dari 65 tahun terakhir.

    Terdapat lebih dari 200 gempa susulan, terutama di daerah Pedernales. Sedangkan keadaan darurat diberlakukan di enam provinsi.

    INDEPENDENT.CO.UK | MECHOS DE LAROCHA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.