Kunjungi Taj Mahal, Kate-William Kenang Putri Diana

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pangeran William, dan Kate Middleton, berpose di depan Taj Mahal di Agra, India, 16 April 2016. Lokasi wisata legendaris ini juga pernah dikunjungi oleh mendiang Putri Diana, Ibu Pangeran William. REUTERS/Adnan Abidi

    Pangeran William, dan Kate Middleton, berpose di depan Taj Mahal di Agra, India, 16 April 2016. Lokasi wisata legendaris ini juga pernah dikunjungi oleh mendiang Putri Diana, Ibu Pangeran William. REUTERS/Adnan Abidi

    TEMPO.CONew Delhi - Duke dan Duchess of Cambridge, Pangeran William dan Kate Middleton, mengembalikan nostalgia tentang Putri Diana saat keduanya berfoto di depan Taj Mahal, India.  

    Bedanya, saat berfoto, Kate tidak sendirian. Di sisinya bersanding Duke of Cambridge, Pangeran William, suami yang dipacarinya selama 10 tahun sampai akhirnya menikah dan dikaruniai dua anak.

    Mengakhiri kunjungan seminggu ke India dan Bhutan, Pangeran William dan Kate Middleton diberi pengarahan oleh juru pandu ketika memasuki halaman kompleks yang menempatkan monumen cinta itu.

    Saat di Taj Mahal, 12 polisi bersenjata memasuki kompleks itu dan bagian kiri tertutup untuk umum. Pengunjung biasa diizinkan memasuki gedung dari sebelah kanan.

    Pasangan kerajaan itu lantas memicu kehebohan di kalangan wisatawan, dengan puluhan orang mengambil gambar mereka menggunakan ponsel.

    Sekretaris komunikasi suami-istri itu, Jason Knauf, memberi tahu wartawan bahwa William merasa sangat beruntung dapat mengunjungi tempat di mana memori ibunya terus hidup bagi kalangan pengunjung monumen itu.

    Dua puluh empat tahun lalu atau pada 1992, Diana duduk di lantai marmer sendirian tepat di depan Taj Mahal, yang dibangun Kaisar Dinasti Mughal untuk memperingati istrinya. Sedangkan Pangeran Charles sedang memberikan pidato di depan para pemimpin bisnis—ratusan mil dari Bangalore.

    Dan, ketika itu, Diana sudah menyampaikan sinyal perceraiannya dengan Charles kepada jurnalis Andrew Morton. Pernikahan mereka pun kandas empat tahun kemudian.

    TELEGRAPH | MIRROR | YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.