Bom di Turki, Empat Tentara Tewas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang tentara wanita dari Unit Perlindungan Rakyat (YPG) menunjukkan simbol V atau simbol perdamaian dalam perayaan Festival Newroz di Diyarbakir, Turki, 21 Maret 2016. Festival Newroz digelar untuk merayakan Tahun Baru Persia. Getty Images

    Seorang tentara wanita dari Unit Perlindungan Rakyat (YPG) menunjukkan simbol V atau simbol perdamaian dalam perayaan Festival Newroz di Diyarbakir, Turki, 21 Maret 2016. Festival Newroz digelar untuk merayakan Tahun Baru Persia. Getty Images

    TEMPO.CO, Ankara - Empat tentara tewas dan dua lain mengalami luka-luka ketika sebuah bom menghantam kendaraan militer yang sedang melakukan perjalanan di Provinsi Mardin, Turki selatan, pada Jumat, 16 April 2016.

    Menurut sumber militer, kendaraan tersebut berpatroli antara Desa Yazdir dan Taslikli di Distrik Savur, Mardin, ketika menginjak ranjau bom. "Dua tentara yang cedera langsung dilarikan ke rumah sakit," ujar si sumber.

    Pada serangan lain di Sirnak, Mardin timur, seorang petugas kepolisian tewas dan tujuh anggota pasukan keamanan cedera akibat ledakan bom saat mereka melakukan penggeledahan di sebuah rumah.

    Kawasan di Turki tenggara, yang dihuni mayoritas warga Kurdi, kerap dihantam gelombang kekerasan yang melibatkan pasukan keamanan dan milisi Partai Pekerja Kurdi (PKK) setelah perjanjian gencatan senjata berakhir tahun lalu.

    AL ARABIYA | CHOIRUL AMINUDDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.