Badai Runtuhkan Crane di Cina, 18 Orang Tewas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah petugas membersihkan lokasi robohnya sebuah crane konstruksi di di Manhattan, New York, 5 Februari 2016. Crane konstruksi  yang roboh ini membentang dan menutup hampir dua blok jalanan di pusat kota. REUTERS/NYPD

    Sejumlah petugas membersihkan lokasi robohnya sebuah crane konstruksi di di Manhattan, New York, 5 Februari 2016. Crane konstruksi yang roboh ini membentang dan menutup hampir dua blok jalanan di pusat kota. REUTERS/NYPD

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah crane di kawasan konstruksi di Dongguan, Provinsi Guangdong, Cina Selatan, ambruk akibat badai. Dilaporkan 18 orang tewas dalam kejadian tersebut.

    Seperti yang dikutip dari ChinaDaily, saat kejadian terdapat 139 pekerja yang sedang berada di bangunan semi permanen.

    Dari total tersebut, 88 orang berhasil menyelamatkan diri. Sedangkan 51 orang terluka dan 18 lainnya dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis. Sayangnya, 18 pekerja tersebut tidak berhasil ditolong.

    Para pejabat lokal mengatakan kecelakaan tersebut terjadi pada pagi hari pukul 05.40 waktu setempat.

    Upaya penyelamatan berlangsung hingga pukul 18.00. Dikabarkan, crane seberat 80 ton tersebut runtuh menimpa bangunan dua lantai seluas 200 meter persegi, yang merupakan asrama bagi para pekerja.

    CHINADAILY | TELEGRAPH | NYTIMES | SELFY MOMONGAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.