Irak Tolak Bantuan Jihad

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Bagdad:Partai yang berkuasa di Irak saat ini, Baath, menyerukan kepada Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) untuk menghentikan aksi militer ke negaranya. Mereka meminta Dewan Keamanan memerintahkan pasukan koalisi segera keluar dari Irak. Desakan itu termuat dalam harian Ath-Thawra, surat kabar yang menjadi corong Baath, Kamis (27/3). Surat kabar ini juga memberi tanggapan keinginan berbagai kalangan dari bangsa-bangsa lain untuk berjihad bersama pasukan dan rakyat Irak. Kami tidak mengharapkan bangsa-bangsa lain untuk berjuang membantu kami membela Irak. Ini adalah tugas kami dan kami mampu melakukannya, tegas harian itu. Harian itu juga menyindir ke-15 anggota DK PBB yang masih belum melakukan apa-apa meski perang telah berusia sepekan. Sekjen PBB, Kofi Annan, juga tidak ketinggalan dikritik harian ini. Annan dinilai justru memberikan jalan bagi agresi militer tersebut dengan menarik keluar tim inspeksi persenjataan PBB yang sebelumnya bekerja di Irak. Hari ini dalam rangkaian sidang daruratnya, DK PBB melakukan debat publik tentang perang di Irak. Dalam agenda itu, Rusia menyerukan agar dilakukan gencatan senjata. Sementara Rabu kemarin, kebanyakan negara termasuk juga yang bukan anggota DK PBB mengutuk serangan militer yang dipimpin AS. Mereka menyatakan bahwa aksi militer itu dilakukan di luar mandat DK PBB dan lebih menghasilkan bencana kemanusiaan. (AFP/Wuragil)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.