Uskup Belo: Hak Pilih Sesuai Hati Nurani

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Dili:Sebagian besar masyarakat Timor Lorosae sejak pukul 05.00 waktu setempat berduyun-duyun mendatangi gereja-gereja terdekat untuk ambil bagian pada ibadah Misa Khusus sebelum memberikan suara di TPS pada pemilu perdana di bekas propinsi wilayah RI ini untuk memilih Presiden. Hal ini dilansir oleh Kantor Berita Antara Minggu (14/4). Di alun-alun istana Keuskupan Dili, perayaan Misa Kudus dipimpin Uskup Dioses Dili, Carlos Filipe Ximenes Belo, SDB. Tidak kurang dari dua ribu umat Katolik setempat menghadiri ibadah misa itu yang berlangsung penuh khidmat. Dalam kotbahnya, Uskup Belo menghimbau setiap umat Katolik yang telah berhak ikut pemilu agar datang ke TPS untuk memberikan suaranya dalam memilih presiden. "Hendaknya kalian menggunakan hak secara bertanggungjawab dengan memilih calon presiden yang sesuai dengan bisikan hati nurani. Saya berharap perhelatan demokrasi ini dapat berlangsung aman dan tertib," katanya. Dikatakan, rakyat sendiri telah mengenal baik dua calon presiden yang akan dipilih hari ini. Karena itu ia menghimbau rakyat Timor Loro Sae untuk memilih calon presiden yang mampu memimpin rakyat Timor Lorosae sekaligus mampu membangun kepercayaan terhadap masyarakat internasional. Setelah ambil bagian pada Misa Kudus itu, umat Katolik erbondong-bondong mendatangi TPS terdekat untuk memilih satu dari dua calon presiden, Francisco Xavier do Amaral dan Xanana Gusmao, di bakal negara baru itu. Tampak warga masyarakat yang bukan bergama Kristen telah hadir di TPS untuk berbaur dengan warga lainnya dalam memberikan suara mereka pada Pemilu ini. Mereka memasuki TPS secara tertib sambil dipandu petugas pemilihan dan aparat keamanan setempat. Warga masyarakat yang telah memberikan suaranya, langsung meninggalkan TPS untuk selanjutnya kembali ke rumah masing-masing. "Kami telah memberikan suara memilih salah satu dari dua calon presiden yang ada. Setelah mencoblos, petugas pemilihan membasahi salah satu jari tangan kanan dengan tinta berwarna coklat sebagai bukti bahwa kami telah mencoblos," kata seorang warga masyarakat, Maria Petronela. Dikatakan, pelaksanaan pemilu kali ini secara lancar karena setelah Timor Timur (Timtim) berintegrasi dengan Indonesia, masyarakat Timor Lorosae telah melaksanakan pemilu untuk memilih 88 anggota Majelis Konstituante (MK). Berdasarkan pengalaman seperti itu, pola pelaksanaan pemilu kali ini dapat dikatakan sebagai pengulangan saja. Bedanya, jika pada 30 Agustus 2001 rakyat memilih calon anggota MK maka pemilu kali ini, rakyat memilih calon presiden. Seorang anggota Polisi Timor Lorosae, Mario dos Santos mengatakan, dirinya bersama rekan-rekan lainnya ikut memilih satu dari dua calon presiden. Dan menurut perkiraan, mayoritas rakyat memilih Xanana Gusmao untuk menjadi presiden pertama Timor Lorosae. "Saya pun telah memilih Xanana menjadi presiden karena figur ini dianggap tepat untuk memimpin rakyat Timor Lorosae pada tahun-tahun awal kemerdekaan," katanya. Dikatakan, Xanana menjadi harapan rakyat Timor Lorosae juga karena dia telah lama berjuang bersama rakyat Timor Lorosae dan telah mengalami suka-duka kehidupan bersama rakyat di sini. Dirinya berharap, setelah menjadi presiden, Xanana dapat memenuhi janji-janjinya yang disampaikannya selama kampanye di 13 distrik itu. Dan janji itu antara lain, mengupayakan rekonsiliasi dan persatuan seluruh rakyat Timor Lorosae. (Antara/Martua Manullang-TNR)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.