Pernak-pernik ISIS Kini Dijual Secara Online

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bendera ISIS/ISIL. Wikipedia.org

    Ilustrasi bendera ISIS/ISIL. Wikipedia.org

    TEMPO.COLondon – Popularitas ISIS yang semakin meningkat akibat sejumlah serangan teror yang mereka lakukan di Eropa dan Timur Tengah telah menginspirasi sejumlah pebisnis oportunis.

    Mereka pun meluncurkan koleksi kaus, tas, hingga pakaian bayi dengan warna hitam lengkap dengan tulisan dan logo kelompok militan tersebut. Pernak-pernik tersebut dijual secara online.

    Anehnya, di antara pernak-pernik yang dijual itu, juga terdapat kaus untuk wanita yang ketat dan terbuka.

    Kabar mengenai adanya penjualan barang-barang tersebut mencuat hanya selang sepekan setelah serangan bom bunuh diri di Brussels, Belgia, yang mengakibatkan 35 orang tewas dan ratusan lainnya luka-luka.

    Sebuah investigasi yang dilakukan oleh situs Business of Fashion, mengungkapkan koleksi pakaian tersebut dijual di sejumlah toko di Turki, Lebanon, dan beberapa toko online di beberapa negara Asia, termasuk Indonesia.

    Tahun lalu seorang pria ditangkap di Spanyol dengan dakwaan terorisme karena menjual pakaian anak-anak berlogo ISIS dan kaus bergambar “Jihadi John”.

    Para pakar ekstremisme mengatakan meningkatkan popularitas koleksi pakaian ini merupakan bagian dari “jihad dingin” ISIS alias promosi dengan menggunakan situs-situs media sosial seperti Instagram.

    Pakar antiteror, Fiona de Londras, dari Sekolah Hukum Birmingham, mengatakan, “Ada kasus yang disebut ‘jihad dingin’, yang didukung oleh koleksi garmen seperti ini, yang bisa menjadi salah satu faktor yang mendorong anak muda terlibat dalam kegiatan terorisme.”

    THE SUN | A. RIJAL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?