Israel Kembali Menyerbu Wilayah Palestina

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jerusalem:Pasukan Israel dilaporkan kembali menyerbu wilayah Palestina. Mereka memasuki kota Arabe dan Hashmiyah, dekat Jenin dan desa Birqin hari Sabtu (13/4), sehari setelah aksi bom bunuh diri Palestina yang menewaskan enam orang Israel di Jerusalem barat. Menteri Luar Negeri AS, Colin Powell menangguhkan pembicaraan dengan pemimpin Palestina, Yasser Arafat di markasnya yang terkepung di Ramallah dan meminta Arafat mengecam serangan bom bunuh diri. Wartawan BBC Jonny Dymond di Jerusalem menyatakan misi Powell sekarang ini hampir gagal. Laporan-laporan dari Tepi Barat menyatakan tiga kota yang diduduki hari Sabtu penduduknya dilarang keluar rumah. Seorang juru bicara pemerintah Israel menyebut serangan itu "pesan teror dan kematian" dari Palestina kepada Powell. Misi Powel sudah kelihatan gagal ketika seorang perempuan pembom bunuh diri meledakkan dirinya di sebuah perhentian bus di Jaffa Road, Jerusalem barat, Jumat sore. Sebelumnya, Powell tidak mampu membujuk Perdana Menteri Ariel Sharon untuk memberikan jadwal penarikan tentaranya. Sebagai sebuah sikap kemarahan kepada pemerintahan Bush, Sharon mengatakan, "Tidak seorang pun dapat memaksa kami dengan keputusan atau resolusi yang mungkin mengubah masa depan kami." Sharon mengatakan, pembicaraan berlangsung "bersahabat" namun menambahkan dia tidak akan yakin kesepakatan apapun dengan Palestina memungkinkan sepanjang Yasser Arafat menjadi pemimpinnya. Powell berharap dapat menghabiskan akhir pekan ini untuk menemui pemimpin Israel dan Palestina, mengatur cara mengakhiri permusuhan sekarang.Namun, di bawah tekanan untuk tidak menyakitkan tuan rumah Israel sesudah pemboman, dia menunda kunjungannya ke Ramallah."Adalah penting bahwa Ketua Arafat tidak melewatkan peluang ini guna mengambil sikap tegas terhadap kekerasan yang membahayakan rakyat Palestina," kata juru bicara Powell, Richard Boucher. Powell terbang di atas tempat serangan bom dengan helikopter untuk melihat tingkat kerusakan secara langsung. Ketika ditanya apakah Powell akan bertemu Arafat hari Minggu, Boucher menjawab," Kita lihat nanti". Namun ia menambahkan pihaknya mengharapkan adanya kecaman tegas terhadap terorisme dan serangan bom terbaru. Dalam penjadwalan baru hari Sabtu, Powell bertemu dengan para pemimpin Kristen, para pejabat PBB dan Palang Merah untuk mendengar tingkat kerusakan yang disebabkan tentara Israel di Tepi Barat. "Penderitaan di kedua pihak sangat besar," ujar Boucher. Pasukan Israel masih menguasai empat kota besar Palestina di Tepi Barat yakni Bethlehem, Ramallah, Jenin dan Nablus.(BBC/Nunuy Nurhayati -Tempo News Room)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.