14 Tahun Jadi TKW Tak Pernah Digaji

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Johor Bahru:Sunaena, 31 tahun, seorang tenaga kerja wanita Indonesia di negara bagian Johor, Malaysia, menjadi korban ekspolitasi dan penipuan. Pasalnya, gadis berbadan tinggi besar itu, mengaku telah bekerja dengan majikannya Mr. Ng Cheng Hua, selama empat belas tahun tujuh bulan, namun selama itu, tak pernah digaji. "Empat belas tahun saya bekerja siang dan malam, kata Sunaena kepada Tempo di Konsulat Jenderal Republik Indonesia Johor, Jumat (31/3). Selain sebagai pembantu rumah tangga, dia juga mengaku dipekerjakan di mini market milik majikannya. Selama itu, saya hanya pernah dapat tips sebanyak RM 150 (sekitar 320 ribu rupiah) sebagai imbalan bulan pertama bekerja," ujar Sunaena saat ditemui Tempo, Jum'at (31/3) di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor. Anak sulung dari tiga bersaudara hasil perkawinan Dartam dan Rubiah, warga Cilacap, Jawa Tengah, kini berada di bawah perlindungan KJRI Johor Bahru untuk menunggu kasusnya diproses secara hukum. Ini kejadian luar biasa. Betul-betul ekspolitasi biadab. Pihak kami telah melaporkannya ke Departemen Perburuhan Negeri Johor untuk ditindaklanjuti," kata Kepala Bidang Kanselerei, HOC-KJRI, Budi Prakoso. Kepala Bidang Konsuler Urusan Tenaga Kerja Wanita, P Wita Kamil, mengatakan kasus tersebut telah dilimpahkan ke Kepolisian Daerah Johor Bahru. "Kasus ini akan kami usut, karena selain masalah eksploitasi tenaga Sunaena, juga terkait kasus penipuan identitas Sunaena, kata Wita.Dalam masalah ini kami banyak saksi yang bersedia membantu di mahkamah," Wita menambahkan. Wita menambahkan, berdasarkan pengakuan Sunaena, bahwa dirinya bernama Darmini. "Nama Sunaena tiba-tiba muncul di paspor yang diterbitkan di KJRI Johor beberapa tahun yang lalu menggantikan nama Darmini. T.H. Salengke

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.