Bandara Brussel Tetap Tutup Hingga Selasa Pekan Depan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Asap hitam terlihat di Bandara Brussels setelah terdengar ledakan di Belgia, 22 Maret 2016. Negara Belgia menaikkan level peringatan teroris ke tingkat maksimum. Daniela Schwarzer via AP

    Asap hitam terlihat di Bandara Brussels setelah terdengar ledakan di Belgia, 22 Maret 2016. Negara Belgia menaikkan level peringatan teroris ke tingkat maksimum. Daniela Schwarzer via AP

    TEMPO.CO, Jakarta - Bandara Internasional Zaventem Brussel, Belgia, diperpanjang masa penutupannya hingga Selasa pekan depan, 29 Maret 2016. Penutupan itu dilakukan pasca serangan bom bunuh diri yang menewaskan 31 orang terjadi di bandara itu, Selasa, 22 Maret 2016.  

    “Bandara Zaventem sedang bersiap memulihkan kembali sebagian aktivitas penerbangan penumpang dan menerapkan aturan keamanan baru yang telah ditetapkan pemerintah federal bagi bandara-bandara Belgia,” tulis pihak Bandara Zaventern dalam pernyataan resminya, seperti dilansir NBC News, Sabtu, 26 Maret 2016.

    Pihak berwenang Belgia sempat menuai kritik pasca ledakan Brussel karena dianggap lemah dalam perlindungan sistem keamanan bandaranya. Pihak bandara dituduh tak memiliki sistem pengamanan yang ketat untuk  memantau pergerakan keluar masuknya penumpang.

    Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Belgia Jan Jambon menghimbau warga Belgia untuk menunda rencana aksi protes dan solidaritas yang ditujukan untuk mengenang tragedi teror Brussel. Sebab, Belgia masih berstatus siaga atau masih berisiko dan belum sepenuhnya aman. Pemerintah dan aparat keamanan setempat khawatir jika hal yang tak diinginkan kembali terjadi

    NBC NEWS | GHOIDA RAHMAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.