Donald Trump Ancam Istri Ted Cruz, Ini Bunyinya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kandidat presiden dari Partai Republik, Donald Trump (kiri) dan Ted Cruz. REUTERS/Randall Hill

    Kandidat presiden dari Partai Republik, Donald Trump (kiri) dan Ted Cruz. REUTERS/Randall Hill

    TEMPO.COWashington - Dalam upayanya mengukuhkan diri sebagai calon Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, Donald Trump telah bertarung dengan sejumlah nama, termasuk Ted Cruz. Kabar terbaru, dia bahkan menyatakan perang terhadap istri senator Texas tersebut, Heidi Cruz.

    Trump menulis di Twitter pada Selasa malam, 22 Maret 2016, mengingatkan Ted untuk bersikap hati-hati jika ingin nama baik istrinya, Heidi Cruz, tetap terjaga.

    "Kebohongan Ted Cruz adalah menggunakan gambar Melania dari GQ untuk iklannya. Hati-hati Ted atau saya akan membocorkan rahasia istri Anda!" Trump menulis, seperti dikutip dari laman Daily Beast

    Status pengusaha real estate itu tampaknya mengacu pada iklan Facebook yang dibuat tim Super PAC anti-Trump yang mengejek penampilan bugil istrinya, Melania Trump, di majalah GQ beberapa tahun yang lalu. Trump menuding tim itu terkait dengan kampanye Cruz.

    Kurang dari satu jam kemudian, Ted Cruz merespons di Twitter: "Gambar istri Anda bukan dari kami, Donald. Jika Anda mencoba menyerang Heidi, Anda lebih pengecut daripada yang saya pikir, pengecut."

    Heidi Cruz adalah seorang eksekutif senior Goldman Sachs, salah satu bank besar di Amerika yang berbasis di New York dan telah mengambil cuti dalam rangka membantu kampanye suaminya. Dia menjadi salah satu penggalang dana yang paling kuat untuk kampanye Ted Cruz.

    CNN mencatat, sebelum Ted dan istrinya, Trump juga telah menggunakan Twitter untuk mengancam keluarga Ricketts, yang membiayai kampanye iklan negatif terhadap dirinya.

    CNN | DAILY BEAST | MECHOS DE LAROCHA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.