Teror di Brussels, Pebasket Pro Belgia Ikut Jadi Korban

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penumpang kereta metro berjalan sepanjang rel menyusul serangan pada sistem transportasi bawah tanah di Brussels, Belgia, 22 Maret 2016. Ibu kota Belgia diguncang tiga serangan bom mematikan di Bandar Udara Zaventem dan stasiun kereta bawah tanah di pinggiran Maelbeek. REUTERS/Courtesy @OSOSXE

    Penumpang kereta metro berjalan sepanjang rel menyusul serangan pada sistem transportasi bawah tanah di Brussels, Belgia, 22 Maret 2016. Ibu kota Belgia diguncang tiga serangan bom mematikan di Bandar Udara Zaventem dan stasiun kereta bawah tanah di pinggiran Maelbeek. REUTERS/Courtesy @OSOSXE

    TEMPO.CO, Jakarta - Pebasket profesional Belgia, Sebastien Bellin, turut menjadi salah satu korban serangan teror bom di Brussels, Belgia, Selasa pagi waktu setempat. Dalam sebuah gambar, beberapa saat setelah kejadian, Bellin tampak tergeletak dengan luka di bagian kaki kirinya.

    Bellin merupakan mantan pemain BC Telenet Oostende, klub basket Belgia. Dalam akun Twitter resmi mereka, Bellin disebut mengalami luka di bagian kaki dan pinggangya. "Sebastien Bellin baru saja menjalani operasi pertamanya. Masih ada pecahan di bagian kaki dan pinggangnya. Ia terlempar sejauh 20 meter," tulis akun @BCOOSTENDE, Rabu, 23 Maret 2016.

    Pemain berumur 37 tahun itu saat ini bermain untuk klub Gent Hawks dan sedang menjalani pemulihan cedera. Klub Gent Hawks menyatakan dukungan untuk Bellin setelah serangan itu. "Seluruh keluarga Gent Hawks mendoakan dia segera sembuh," tulis mereka dalam akun Facebook-nya.

    Berita Terbaru: Ledakan di Bandara Brussel

    Bellin juga sempat bermain untuk tim nasional Belgia. Ucapan dari Federasi Basket Internasional Eropa pun turut mendoakan kesembuhan pemain kelahiran Brasil itu.

    Ia menjadi salah satu dari korban serangan di Stasiun Zavantem dan stasiun kereta bawah tanah di pinggiran Maalbeek pada Selasa pagi waktu setempat. Serangan itu mengakibatkan 34 orang tewas dan 170 orang terluka.

    Serangan ini menyebabkan keamanan di seluruh Eropa ditingkatkan. Serangan teror sebelumnya juga terjadi di Turki dan Paris, Prancis. Serangan ini hanya berselang sehari setelah Belgia menangkap dalang serangan teror mematikan di Paris pada November lalu, Salah Abdeslam.

    EGI ADYATAMA | MIRROR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.