Obama ke Kuba Hari Ini, Cairkan Permusuhan 88 Tahun

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Poster bergambarkan Presiden Kuba, Raul Castro bersama Presiden Amerika Serikat, Barack Obama berserta tulisan dalam bahasa Spanyol,

    Poster bergambarkan Presiden Kuba, Raul Castro bersama Presiden Amerika Serikat, Barack Obama berserta tulisan dalam bahasa Spanyol, "Selamat Datang di Kuba", terlihat di sudut kota Havana di Kuba, 17 Maret 2016. Kunjungan Obama besok merupakan kunjungan pertama Presiden Amerika di Kuba dalam kurun waktu sembilan dekade. AP Photo

    TEMPO.CO, Havana- Presiden Amerika Serikat Barack Obama membuat sejarah saat menginjakan kakinya di Kuba, negara yang dianggap sebagai musuh tua AS. Kedatangannya disambut antusiasme masyarakat Kuba yang telah menjelek-jelekkan 10 pemimpin AS terdahulu.

    Kunjungan Obama ini yang pertama dilakukan seorang presiden AS sejak 88 tahun lalu. Itu adalah buah kesepakatan Obama dan Presiden Kuba Raul Castro pada Desember 2014. Kunjungan Obama ini untuk mengakhiri keterasingan yang dimulai ketika revolusi Kuba menggulingkan pemerintah pro-Amerika pada 1959.

    Seperti dilansir dari laman Channel News Asia, polisi berpakaian preman dilaporkan membanjiri ibukota Havana, sementara pekerja sibuk menambal jalan berlubang. Poster selamat datang menampilkan gambar Obama bersama Castro terpampang di Old Havana, tempat Obama akan mampir pada Minggu sore tak lama setelah mendarat.

    Sejak hubungan melunak, kedua kepala negara ini  juga telah memulihkan hubungan diplomatik, menandatangani kesepakatan komersial di bidang telekomunikasi, layanan penerbangan, dan memperluas kerjasama penegakan hukum dan perlindungan lingkungan.

    "Obama  berani untuk menyetujui hubungan dengan Kuba," kata guru sekolah Elena Gonzalez, 43.

    Namun terdapat urusan kedua negara yang tidak berubah terutama embargo ekonomi AS selama 54 tahun atas Kuba. Obama telah meminta Kongres untuk membatalkan embargo tetapi ditolak oleh pimpinan Partai Republik. Obama, sebagaimana dilansir dari laman Reuters, menggunakan kewenangan eksekutif untuk melonggarkan pembatasan perdagangan dan perjalanan.

    REUTERS | CHANNEL NEWS ASIA | MECHOS DE LAROCHA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.