10 Warga AS yang Pernah Dibui di Korea Utara

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Otto Frederick Warmbier, mahasiswa Universitas Virginia dikawal polisi saat ditahan sejak Januari lalu setelah mengikuti pesidangan di pengadilan tinggi Korea Utara di Pyongyang, 16 maret 2016. Pengadilan tinggi Korea Utara (Korut) menjatuhkan hukuman kerja paksa selama 15 tahun terhadap Otto Warmbier. REUTERS/Kyodo

    Otto Frederick Warmbier, mahasiswa Universitas Virginia dikawal polisi saat ditahan sejak Januari lalu setelah mengikuti pesidangan di pengadilan tinggi Korea Utara di Pyongyang, 16 maret 2016. Pengadilan tinggi Korea Utara (Korut) menjatuhkan hukuman kerja paksa selama 15 tahun terhadap Otto Warmbier. REUTERS/Kyodo

    TEMPO.CO, Pyongyang - Otto F. Warmbier, mahasiswa asal Amerika Serikat adalah  satu dari sekitar selusin warga Amerika Serikat yang ditangkap pemerintah Korea Utara beberapa tahun terakhir. Beberapa di antaranya langsung dipulangkan sementara yang lain ditahan selambat-lambatnya dua tahun. Mereka umumnya dituduh melakukan kejahatan masuk secara ilegal dan bekerja menggulingkan pemerintah Pyongyang. Berikut adalah beberapa nama warga AS yang ditangkap di Korea Utara dikutip dari laman New York Times:

    Kim Dong-chul, Oktober 2015 - sekarang
    Kim mengatakan dalam sebuah wawancara dengan CNN bahwa dia adalah seorang warga negara Amerika naturalisasi dari Fairfax, Va. Ia dituduh menjadi mata-mata untuk Korea Selatan saat menjalankan sebuah perusahaan perdagangan dan jasa hotel di zona ekonomi khusus di Korea Utara dekat perbatasan Cina.

    Sandra Suh, April 2015
    Seorang pekerja bantuan kemanusiaan berasal dari California. Ia dituduh menggunakan status pekerjaan untuk menciptakan dan menyebar propaganda anti-negara.

    Matthew Todd Miller, April-November 2014
    Seorang turis dari California yang dituduh melawan setelah merobek visanya saat tiba di Pyongyang. Miller dibebaskan setelah direktur inteloigen nasional AS, James R. Clapper Jr., mengunjungi Korea Utara.

    Kenneth Bae, November 2012 - November 2014
    Seorang misionaris Kristen dari Washington State. Dia dijatuhi hukuman 15 tahun kerja paksa untuk perlawanan disertai dakwah. Bae dibebaskan bersama Miller setelah Clapper mengunjungi Korea Utara.

    Jeffrey E. Fowle, Juni - Oktober 2014
    Seorang pekerja dari Ohio yang sedang melakukan tur. Dia dituduh melawan dengan meninggalkan sebuah Alkitab di hotelnya. Fowle dijatuhi hukuman enam tahun penjara. Kantor berita Korea Utara mengatakan pemimpin negara itu, Kim Jong-un, memerintahkan pembebasan Fowle setelah mempertimbangkan permintaan dari Presiden Barack Obama.

    Merrill E. Newman, Oktober - Desember 2013
    Seorang veteran Perang Korea dari California yang melakukan tur. Newman ditangkap saat ia hendak berangkat. Ia dibebaskan setelah meminta maaf atas tindakannya selama perang, ketika membantu melatih gerilyawan anti Korut.

    Eddie Juni Yong-su, November 2010 - Mei 2011
    Seorang pengusaha dari California,  ditangkap karena kejahatan yang tidak ditentukan. Dia dibebaskan setelah kunjungan tim diplomatik Amerika yang dipimpin Robert King.

    Aijalon Mahli Gomes, April-Agustus 2010
    Seorang Kristen dari Massachusett. Gomes dijatuhi hukuman delapan tahun kerja paksa karena masuk secara ilegal. Dia dibebaskan saat Presiden Jimmy Carter mengunjungi Korea Utara.

    Robert Park, Desember 2009 - Februari 2010
    Seorang misionaris Kristen dari Tucson, Arizona Park ditangkap pada hari Natal saat ia menyeberang ke Korea Utara dari Cina. Ia membawa surat yang isinya mendesak Kim Jong-il, pemimpin Korea Utara saat itu, untuk menutup penjara dan mengundurkan diri. Park diusir yang oleh Korea Utara disebut  pengampunan, setelah ia mengaku salah dan bertobat.

    Laura Ling dan Euna Lee, Maret-Agustus 2009
    Dua wartawan yang bekerja untuk jaringan televisi di California, Current TV, ditangkap karena masuk secara ilegal dari Cina dan dihukum 12 tahun kerja keras. Mereka diampuni setelah Presiden Bill Clinton mengunjungi Korea Utara dan membebaskan mereka.

    NEW YORK TIMES | MECHOS DE LAROCHA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.