Biayai Pemakaman Ibu, Wanita Ini Beriklankan di Situs Kencan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sxc.hu

    Sxc.hu

    TEMPO.CO, New York - Seorang perempuan di Amerika Serikat rela menjajakan dirinya di situs kencan online demi memperoleh uang guna membiayai pemakaman ibunya. Hal tersebut berlangsung beberapa waktu silam, sebelum akhirnya dia ketagihan dan mendapatkan pemasukan yang lumayan besar dari bisnis barunya tersebut.

    Marlene Cowens, 44 tahun, setidaknya telah mengumpulkan uang 5.000 pound sterling (Rp 93,5 juta) setiap tahun sejak dia mendaftar ke situs spesialis kencan. Dia akan mendapat bayaran hingga 350 pound sterling (Rp 6,5 juta) untuk satu atau dua jam menemani para pria kesepian ke bioskop atau restoran.

    Meskipun demikian wanita dari New York tersebut mengatakan dia jarang berhubungan lebih jauh, termasuk mau untuk diajak tidur dengan pasangan kencannya. Diakuinya dari 90 pelanggannya, hingga kini baru dua orang saja yang pernah berhubungan intim dengannya.

    "Ini yang terbaik. Saya mendapatkan malam yang baik untuk keluar dan saya dibayar untuk itu," katanya, seperti yang dilansir Metro.co.uk pada 9 Maret 2016.

    Cowens mengaku uang hasil mengiklankan dirinya tersebut membantunya melunasi biaya pemakaman ibunya, Maria, yang meninggal setahun yang lalu dalam usia 68 tahun.

    "Aku harus melakukan apa yang harus dilakukan untuk mewujudkannya," kata Cowens.

    Cowen, yang bekerja sebagai sekretaris di sebuah perusahaan konstruksi, menganggap usaha tersebut cukup membantu, sehingga dia turut mendesak perempuan lain untuk mengikuti teladannya.

    Website tempat Cowens berpartisipasi berisi ribuan pria dan wanita yang mengiklankan diri sebagai pasangan kencan sementara. Orang-orang kemudian dapat menawarkan sejumlah uang untuk mengambil salah satunya untuk berkencan.

    Dia mengatakan hal tersebut cukup menghibur, selain membantunya mengumpulkan uang. Pasalnya, Cowens yang telah menikah sejak berusia 19 tahun ditinggal pergi suami entah ke mana.

    Dia ingin bercerai tapi belum mendengar kabar dari mantan pasangannya sejak perpisahan dan tidak memiliki sarana untuk menghubungi.

    METRO.CO.UK | YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?