Pakistan Akui Kerja Sama Intelijen dengan India

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga melemparkan bunga ke jenazah Hemant Karkare, komandan pasukan anti teror Mumbay yang tewas saat baku tembak dengan teroris di hotel Taj Mahal (29/11). Foto: AP/Saurabh Das

    Warga melemparkan bunga ke jenazah Hemant Karkare, komandan pasukan anti teror Mumbay yang tewas saat baku tembak dengan teroris di hotel Taj Mahal (29/11). Foto: AP/Saurabh Das

    TEMPO.CO, Islamabad - Pakistan membenarkan kabar bahwa negaranya bekerja sama dengan India untuk saling berbagi informasi intelijen, terutama terkait dengan teror di Gujarat saat perayaan Maha Shivratri.

    "Berbagi informasi intelijen di antara negara-negara di dunia adalah sesuatu yang biasa. Meskipun demikian, ini untuk pertama kalinya terungkap di media. Ini menunjukkan komitmen Pakistan memerangi terorisme," kata penasihat Perdana Menteri Urusan Luar Negeri Sartaj Aziz.

    Keterangan tersebut disampaikan Aziz terkait dengan sejumlah pertanyaan mengenai sikap Pakistan dalam menyediakan informasi intelijen kepada India sehubungan dengan serangan teror.

    Menurut laporan media di India, penasihat keamanan nasional Pakistan, Letnan Jenderal Naseer Khan Janjua, menyampaikan informasi intelijen kepada rekannya di India, Ajit Doval, pada Sabtu, 5 Maret 2016, menyusul pengerahan pasukan khusus ke Gujarat untuk mendukung polisi.

    THE ECONOMIC TIMES | CHOIRUL AMINUDDIN 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fakta-fakta Pelantikan Jokowi - Ma'ruf, Dihadiri Prabowo - Sandi

    Selain beberapa wakil dari berbagai negara, pelantikan Jokowi - Ma'ruf ini dihadiri oleh Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.