Uni Eropa Minta Pengungsi Tak Datang demi Ekonomi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah imigran dan pengungsi berlari saat berusaha menerobos penjagaan polisi di perbatasan antara Yunani dan Macedonia di desa Idomeni, 29 Februari 2016. REUTERS

    Sejumlah imigran dan pengungsi berlari saat berusaha menerobos penjagaan polisi di perbatasan antara Yunani dan Macedonia di desa Idomeni, 29 Februari 2016. REUTERS

    TEMPO.COAthena - Presiden Dewan Eropa Donald Tusk memperingatkan para pengungsi untuk tidak datang ke Eropa demi kepentingan ekonomi menyusul ribuan orang yang saat ini tertangkap di perbatasan Yunani-Macedonia.

    "Saya menentang pendatang yang ingin mencari keuntungan ekonomi, dari mana pun mereka berasal, kalian jangan datang ke Eropa," kata Tusk di Athena, Kamis, 3 Maret 2016, seusai bertemu dengan Perdana Menteri Yunani Alexis Tsipras.

    "Jangan mempertaruhkan nyawa Anda demi uang. Itu semua tidak ada apa-apanya. Yunani atau negara Eropa mana pun tidak ingin menjadi negara transit terlalu lama."

    Yunani menjadi negara transit pertama bagi pengungsi yang ingin melanjutkan pencarian negara selanjutnya di Eropa. Sebagian besar orang yang tiba di Yunani adalah mereka yang mengungsi untuk menghindari perang dan tekanan politik di negara masing-masing, seperti Suriah, Irak, dan Afganistan.

    Namun para politikus Uni Eropa meminta orang-orang yang mengungsi tersebut ditindak demi memperbaiki kondisi keuangan mereka.

    AL JAZEERA | CHOIRUL AMINUDDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.