Ditangkap, Gadis Palestina Menusuk Polisi Israel  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah tentara berusaha menenangkan rekannya yang menangis di lokasi terbunuhnya tentara Israel di desa Khirbit Al-Misbah , dekat Tepi Barat, 23 November 2015. Pelaku penyerangan tewas setelah ditembak mati oleh tentara lainnya. REUTERS/Ammar Awad

    Sejumlah tentara berusaha menenangkan rekannya yang menangis di lokasi terbunuhnya tentara Israel di desa Khirbit Al-Misbah , dekat Tepi Barat, 23 November 2015. Pelaku penyerangan tewas setelah ditembak mati oleh tentara lainnya. REUTERS/Ammar Awad

    TEMPO.CO, Gaza - Seorang gadis remaja Palestina nekad menusuk dan melukai polisi Israel dengan belati di daerah pendudukan Tepi Barat, Kamis, 3 Maret 2016. "Pelaku sekarang ini ditahan," kata polisi Israel.

    Menurut keterangan polisi, peristiwa itu bermula ketika seorang polisi mengatur lalu lintas  setelah ada pohon tumbang dan menutup jalan di Kota Auja, Lembah Yordania utara Jerico. "Polisi itu ditusuk di bagian pundak," ucap polisi.

    "Gadis itu lari namun berhasil ditangkap dan ditahan oleh korban." Polisi melanjutkan, gadis itu berusia 14 tahun, namun sumber di Palestina menyebutkan bahwa remaja itu berumur 16 tahun.

    Dalam catatan kantor berita AFP, gelombang kekerasan di Israel dan daerah Palestina sejak Oktober 2015 telah menewaskan 180 warga Palestina, 28 warga Israel, seorang Amerika Serikat, satu dari Sudan dan Eritrea.

    Hampir seluruh warga Palestina yang tewas dalam kekerasan tersebut dibunuh oleh tentara Israel. "Mereka tewas dibedil karena melakukan penusukan, menembak, dan melempari mobil," kata militer Israel. Sedangkan korban tewas lainnya akibat bentrok dengan tentara atau demonstrasi.

    AL ARABIYA | CHOIRUL AMINUDDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.